Jelang Tahun Baru 2023, Stok Beras Kalbar 10.955 Ton Siap Banjiri Pasar

- Editor

Senin, 26 Desember 2022 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Provinsi Kalimantan Barat (Barat) memiliki stok beras sebanyak 10.955 ton dari produksi petani sendiri. Stok beras ini siap dibanjirkan ke pasar di Pontianak hingga wilayah lain guna memenuhi kebutuhan hingga Tahun Baru 2023.

“Sesuai data KSA BPS, produksi beras tahun 2022 sebesar 814.743 ton GKG (gabah kering giling) naik 102.845 ton GKG atau 14.45 persen dibandingkan tahun 2021. Kondisi stok beras saat ini 64.373 ton mencukupi untuk kebutuhan Kalimantan Barat sebesar 42.796 ton beras bahkan siap memasok wilayah lainnya. Waktu bulan lalu penggilingan menyatakan siap memasok beras ke Bulog sebanyak 5.850 ton,” demikian kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar, Florentinus Anum di Pontianak, Senin (26/12/2022).

Florentinus menjelaskan keberhasilan produksi padi Kalbar ini karena berbagai upaya peningkatan produksi telah dilakukan melalui intensifikasi pertanian (Peningkatan indeks pertanaman (IP) 200, IP 300, bahkan IP 400). Antara lain, penggunaaan benih unggul/bermutu, pemupukan yang berimbang, pengairan yang baik, pengendalian hama terpadu, bantuan sarana produksi (bantuan pemerintah), pengolahan tanah yang sempurna dan penanganan pascapanen yang baik.

“Pada saat Natal hingga Tahun Baru kami memantau harga harga sembako di pasar pasar, memperlancar distribusi dari sentra produksi ke pasar serta mendukung upaya upaya stabilitasi harga, sehingga stok beras di Kalbar dipastikan aman,” jelasnya.

“Dalam rangka menghadapi panen raya dimulai Februari 2023 telah dilakukan persiapan dan dampak antisipasi perubahan iklim, optimalisasi sarana dan bantuan pasca panen dengan combine, menyiapkan dryer di saat musim hujan, serta menyiapkan brigade sergap kostraling, serapan Bulog dan memastikan harga layak bagi petani,” pintanya.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan sesuai arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan intervensi guna memperpendek rantai pasok beras dalam rangka penyediaan bahan pangan pada Natal hingga Tahun Baru. Ini dimaksudkan untuk mendekatkan beras produksi petani langsung ke konsumen.

“Karena memang kenaikan harga beras saat ini diakibatkan rantai distribusi yang terlalu panjang. Dengan ini diharapkan masyarakat bisa terbantu dan petani tetap bisa menikmati harga gabahnya,” kata Suwandi.

Perlu diketahui, mengacu data KSA BPS, memperkirakan panen raya dimulai Februari 2022 seluas 1,4 juta hektar dengan produksi beras 4,3 juta ton. Produksi ini melebihi kebutuhan konsumsi sebulan 2,5 juta ton beras, sehingga ini menjadi waktu untuk mulai serap gabah beras petani.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru