TMI Sultra: Sinergi HKTI dan Pemprov Bisa Jadikan Sultra Lumbung Pangan Nasional

- Editor

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Kendari — Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Indonesia (DPW TMI) Provinsi Sulawesi Tenggara menilai kehadiran Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI), Abdul Kadir Karding di Kendari menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi dan mewujudkan Sultra sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Hal itu disampaikan Ketua DPW TMI Sulawesi Tenggara, La Ode Abdul Muis, saat menghadiri ramah tamah Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding bersama Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka di Kendari, Kamis (10/9/2026).

Abdul Kadir Karding berada di Kendari dalam rangka pelantikan 17 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara yang berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Gubernur Sultra.

“Kami menyambut positif kehadiran Sekjen DPN HKTI di Kendari. Ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi ruang dialog yang penting untuk membicarakan bagaimana pertanian Sultra dapat dikembangkan secara lebih terarah dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani,” kata Abdul Muis dalam keterangannya saat dihubungi awak media, Jumat (11/10/2026).

Menurut dia, penguatan sektor pertanian membutuhkan kolaborasi lintas organisasi dan lembaga. “Didalamnya ada pemerintah daerah, organisasi petani, dunia usaha, akademisi, perbankan hingga petani itu sendiri dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Abdul Muis mengatakan TMI Sultra terbuka untuk membangun kerja sama dengan HKTI dan berbagai pihak dalam mendorong peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan petani, hingga hilirisasi komoditas.

Abdul Muis mengatakan Sulawesi Tenggara memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat produksi pangan nasional. Potensi tersebut, kata dia, tidak hanya berasal dari sektor tanaman pangan, tetapi juga perikanan dan peternakan.

Menurutnya, ketiga sektor tersebut perlu dikembangkan secara terintegrasi: peningkatan produksi dan menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.

“Sultra memiliki potensi besar di pertanian, perikanan, dan peternakan. Kalau dikelola secara terintegrasi dan didukung kebijakan yang tepat, Sultra sangat mungkin menjadi salah satu lumbung pangan nasional,” katanya.

Ia menilai kepemimpinan dan koordinasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi faktor penting untuk mengonsolidasikan seluruh potensi yang ada.

TMI Sultra mendukung penguatan sinergi di bawah koordinasi Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dengan melibatkan organisasi petani dan seluruh pemangku kepentingan.

“Dengan koordinasi Gubernur Sultra dan kolaborasi berbagai pihak, saya yakin potensi yang ada bisa dikonsolidasikan menjadi kekuatan ekonomi dan pangan daerah. Pemerintah memiliki peran sebagai pengarah dan penghubung, sementara organisasi petani dan pelaku usaha menjadi bagian dari ekosistemnya,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah agenda yang perlu menjadi perhatian, antara lain peningkatan produktivitas dan luas tanam, pembangunan infrastruktur pertanian dan irigasi, penyediaan sarana produksi, kepastian pasar, dan penguatan hilirisasi.

Sementara di sektor perikanan dan peternakan, pemerintah juga perlu mendorong peningkatan produktivitas dan pengolahan hasil agar masyarakat memperoleh nilai tambah yang lebih besar.

“Yang kita kejar bukan sekadar produksi. Petani harus sejahtera, nelayan harus mendapatkan nilai tambah, dan peternak juga harus berkembang,” kata Abdul Muis.

Ia menegaskan TMI Sultra siap menjadi bagian dari kolaborasi tersebut bersama HKTI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan pemangku kepentingan lainnya.

“Ini momentum untuk membangun agenda bersama, memaksimalkan potensi yang ada, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru