Taruna Ikrar: Integritas Fondasi Utama Transformasi BPOM dan Kepercayaan Publik

- Editor

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SiaranIndonesia.com– Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun institusi yang profesional dan dipercaya masyarakat. Menurutnya, transformasi BPOM harus dimulai dari pembentukan karakter aparatur, penguatan budaya kerja yang sehat, serta komitmen moral yang kuat dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Pesan tersebut disampaikan Taruna Ikrar saat membuka kegiatan Pembinaan Mental Nasional dalam Rangka Membangun Budaya BerAKHLAK di Lingkungan BPOM Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium Merah Putih BPOM, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Amir Arief serta Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Dr. Cris Kuntadi sebagai narasumber. Keduanya memberikan penguatan terkait budaya integritas, pencegahan korupsi, serta tata kelola pemerintahan yang baik dalam mendukung reformasi birokrasi di lingkungan BPOM.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Utama BPOM Irjen Pol. Jayadi, S.I.K., Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif dr. William Adi Teja, MD., BMed., MMed., Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Dra. Elin Herlina, Apt., M.P., Deputi Bidang Penindakan Irjen Pol. Tubagus Ade Hidayat, S.I.K., M.Sos., Inspektur Utama Yan Setiadi, serta Pakar Ahli Bidang Pengawasan Farmasi Rita Endang.

Dalam sambutannya, Taruna Ikrar menegaskan bahwa ASN BPOM mengemban amanah strategis untuk memastikan keamanan, mutu, dan manfaat obat serta makanan yang dikonsumsi masyarakat. Karena itu, setiap pegawai dituntut menjaga profesionalisme, etika, dan kepercayaan publik dalam setiap pelaksanaan tugas maupun pengambilan keputusan.

“Integritas bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi harus menjadi budaya yang hidup dalam setiap tindakan dan keputusan aparatur. Kepercayaan publik dibangun melalui konsistensi antara nilai, perilaku, dan kinerja,” ujar Taruna.

Ia menilai hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Indeks Core Values BerAKHLAK menjadi momentum penting bagi BPOM untuk melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan. Menurutnya, penguatan integritas harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur organisasi.

Taruna juga menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai BerAKHLAK yang dipadukan dengan budaya kerja PIKKIR BPOM, yakni Profesional, Integritas, Kredibilitas, Kerja Sama, Inovatif, dan Responsif. Nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam menghadirkan pelayanan publik yang jujur, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Selain integritas, Taruna menyoroti pentingnya membangun lingkungan kerja yang harmonis dan saling mendukung. Menurutnya, suasana kerja yang sehat akan melahirkan aparatur yang lebih produktif, tangguh, serta mampu menjaga profesionalisme di tengah berbagai tantangan.
“Kesehatan mental juga menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang kuat. ASN yang sehat secara mental akan lebih mampu bekerja secara objektif, profesional, dan menjunjung tinggi etika pelayanan publik,” katanya.

Melalui Program Bimbingan Mental (Bintal), BPOM terus berupaya membentuk aparatur yang berintegritas, harmonis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Program ini juga menjadi sarana pembinaan bagi seluruh pegawai lintas agama untuk memperkuat nilai-nilai keimanan yang berdampak positif terhadap perilaku sosial dan budaya kerja.

Menutup sambutannya, Taruna Ikrar berharap BPOM dapat menjadi rumah bersama yang mendorong seluruh pegawai untuk terus bertumbuh dalam kompetensi, integritas, dan semangat kolaborasi.

“Dengan sumber daya manusia yang berAKHLAK, profesional, dan berintegritas, BPOM akan semakin mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Taruna Ikrar : Peredaran Kosmetik Ilegal Meningkat di Ruang Digital, BPOM Temukan Nilai Ekonomi Rp260,7 Miliar
Romo Syafi’i Jabat Koordinator Presidium MN Kahmi, Usulkan Prabowo Anggota Kehormatan
Indonesia Jadi Negara Pertama Terapkan Biosolar B50 Secara Nasional, Tonggak Baru Kemandirian Energi
Saatnya Sapu Bersih! HMI Cabang Kebumen Dukung Prabowo Berantas Korupsi Dari Pusat Hingga ke Daerah
MN KAHMI Tolak Rivalitas Antarpenegak Hukum, Desak Presiden Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi
KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas
Resmikan Lima Bendungan Sekaligus, Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Air Nasional
Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:40 WIB

Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:25 WIB

STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:21 WIB

HMI Cabang Kebumen Tempuh Jalur Resmi, Minta Klarifikasi Empat Dinas soal Operasional Salah Satu Tempat Karaoke

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:55 WIB

Tragedi Matinya Tapir di Mesuji: SIGER Institute Soroti Darurat Tata Kelola Lingkungan dan Lambannya Respons Otoritas Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:36 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:43 WIB

AMALK Berencana Dirikan Posko di Alun-Alun Kebumen Dukung Penuntasan Kasus BUMD AUKJ

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:34 WIB

Kasus BUMD AUKJ Kebumen Memanas, Penasihat Hukum Berharap Penyidik Ungkap Semua Pihak yang Terlibat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:57 WIB

Sentuh 70 Persen, Perbaikan Darurat Jalan Kutowinangun–Poncowarno Kebumen Hampir Rampung

Berita Terbaru