Siaranindonesia.com, Jakarta – Salah satu isu strategis di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) adalah belum optimalnya kontribusi UMKM dalam perekenomian daerah. Padahal daerah ini kaya akan sumber daya alam seperti pertanian, perikanan, perkebunan, hasil hutan dan potensi pariwisata alam.
Menurut Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Agraria dan Sumber Daya Alam (PPASDA) Muhammad Irvan Mahmud Asia menilai beragam kekayaan alam terutama yang dapat diperbaharui belum dikelola dengan baik.
Ia mengatakan dari para calon Bupati dan Wakil Bupati Kubar yang akan berkontestasi di Pilkada 2024 yang secara tegas menaruh perhatian serius pengelolaan kekayaan alam berbasis UMKM adalah Pasangan Sahadi, S.Hut., M.Si dan Alexander Edmond, ST (DIAMOND).
Menurut Irvan, pasalon nomor urut 3 itu dengan eksplisit menyebut dalam Visi Misinya akan meningkatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berwawasan lingkungan sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
“Ini sangat positif, memberi harapan bagi masyarakat utamanya pelaku UMKM dan anak muda serta Gen Z untuk memanfaatkan kesempata itu,” ungkap Irvan dalam keterangannya, Selasa (19/11/2024).
Selain itu, Irvan menilai dengan pengalaman panjang sebagai birokrat dengan berbagai jabatan pernah diembannnya, calon Bupati Kubar Sahadi sangat diuntungkan karena memahami betul kendala dan tantangan dari dalam birokrasi.
“Seperti dikatakan Sahadi bahwa dalam rangka akselerasi pembangunan ekonomi daerah dengan UMKM maka tercipta diversifikasi yang selama ini dominan sektor tambang. Ini jelas suatu angin segar bagi masyarakat Kubar karena tidak akan tergantung sepenuhnya pada kegiatan ekonomi ekstraktif seperti tambang,” tegas Irvan.
Oleh karena itu, Irvan menerangkan dengan visi, pengalaman dan komitmen memajukan UMKM melihatnya sebagai nilai positif dan menjadi pertimbangan pemilih saat hari H pencoblosan.
























