Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu

- Editor

Rabu, 16 September 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, SiaranIndonesia.com — Mahasiswa Program Studi Jurnalistik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) membekali pemilih pemula di SMAN 8 Kendari dengan literasi penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam menghadapi pemilu.

Edukasi tersebut disampaikan melalui kegiatan Pekan Literasi AI Pemilu yang digelar di SMAN 8 Kendari, Senin (14/9/2026). Kegiatan itu diikuti 51 siswa kelas X dan XII.

Dalam kegiatan tersebut, tiga mahasiswa Jurnalistik UHO, yakni Adel Cahaya Aulia, Selviani, dan Umi Hasanuddin, menyampaikan materi mengenai AI, pemilu, serta keterkaitan keduanya dalam kehidupan demokrasi.

Materi diarahkan untuk membantu pemilih pemula agar lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi politik di ruang digital. Para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai bentuk penyalahgunaan AI yang dapat muncul dalam konteks pemilu, termasuk manipulasi foto dan video, deepfake, penyebaran informasi palsu, serta propaganda politik.

Adel Cahaya Aulia menjelaskan bahwa perkembangan AI memberikan berbagai manfaat, tetapi pada saat yang sama menghadirkan tantangan yang perlu diperhatikan masyarakat.

Menurutnya, persoalan privasi data, keamanan, dan etika menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan dalam penggunaan AI. Ia menilai perkembangan AI ke depan akan semakin terintegrasi dalam kehidupan manusia sehingga teknologi tersebut perlu dimanfaatkan secara bijak untuk meningkatkan kualitas hidup.

Sementara itu, Selviani mengingatkan pemilih pemula agar tidak menjadikan media sosial sebagai satu-satunya dasar dalam menentukan pilihan politik.

Ia menjelaskan bahwa algoritma media sosial dapat memengaruhi informasi yang diterima pengguna. Karena itu, pemilih pemula perlu memiliki sikap kritis terhadap informasi politik yang muncul di media sosial.

“FYP boleh menentukan apa yang kita tonton, tapi jangan sampai FYP menentukan pilihan kita,” ujar Selviani.

Selviani juga memperkenalkan prinsip “Lihat, Cek, Pikir, Baru Share” sebagai langkah sederhana bagi pemilih pemula ketika menghadapi informasi politik di media sosial.

Prinsip tersebut mendorong siswa untuk mengenali calon, mengecek informasi yang diterima, mempertimbangkan pilihan, kemudian baru membagikan informasi kepada orang lain.

Pada sesi berikutnya, Umi Hasanuddin menekankan pentingnya penggunaan AI yang tetap mendukung prinsip demokrasi.

Menurutnya, AI semestinya digunakan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi, bukan untuk memanipulasi pilihan masyarakat.

“AI harus membantu masyarakat mendapatkan informasi, bukan memanipulasi pilihan masyarakat,” tegas Umi.

Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam ruang demokrasi perlu disertai transparansi, pengawasan, perlindungan data, pengecekan fakta, dan peningkatan literasi digital masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk tidak langsung mempercayai informasi politik yang ditemukan di media sosial. Mereka juga didorong membiasakan diri melakukan pengecekan sebelum menerima maupun menyebarkan informasi.

Melalui Pekan Literasi AI Pemilu, mahasiswa Jurnalistik UHO berharap pemilih pemula tidak hanya memahami perkembangan teknologi AI, tetapi juga mampu menggunakannya secara bijak, etis, dan kritis.

Literasi tersebut diharapkan membantu generasi muda memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperoleh informasi dan berpartisipasi dalam demokrasi tanpa mudah dipengaruhi oleh informasi yang telah dimanipulasi.

Komentar Facebook

Berita Terkait

SMK Tadika Pertiwi Gelar Kegiatan Kunjungan Industri Ke Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Dukung Anak Istimewa, Pemkot Depok Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial 2026
51 Himpunan, 47 Kampus: PERMIKOMNAS Jateng Perluas Kolaborasi Bersama Buana News
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
PCNU Kota Tangerang Gelar Muskercab, Tekankan Kemandirian dan Konsolidasi Organisasi
Arogan dan Kebal Hukum, Pabrik Hebel PT IKN di Rawalo Copot Spanduk Penyegelan hingga Intimidasi Warga
KKMI PCC Audiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, Bahas Program Perkemahan Madrasah
Pelantikan HIPPI Kota Depok, LKSA Primago Dapat Santunan Yatim

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru