Kediri, Siaran Indonesia – Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar, M. Sarmuji, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama 150 peserta dari masyarakat Desa di Desa Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Selasa (23/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sarmuji menekankan bahwa Kediri dikenal sebagai daerah yang kaya akan sejarah dan budaya. Menurutnya, nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur merupakan modal penting untuk memperkuat persatuan dan menjaga keutuhan bangsa.
“Kediri adalah daerah yang berbudaya. Sejak dahulu masyarakatnya dikenal menjunjung tinggi nilai gotong royong, saling menghormati, dan hidup berdampingan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita rawat sebagai bagian dari pengamalan Empat Pilar MPR RI,” kata Sarmuji.
Ia menjelaskan, budaya tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga menjadi perekat kehidupan bermasyarakat. Karena itu, pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Kemajuan zaman jangan sampai mengikis jati diri bangsa. Justru budaya yang kita miliki harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan memperkokoh persatuan Indonesia,” ujarnya.
Sarmuji berharap masyarakat, khususnya generasi muda, terus mencintai dan melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa. Menurutnya, masyarakat yang menjaga budayanya akan memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern.
Melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut, Sarmuji mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai budaya Kediri sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud nyata cinta terhadap bangsa dan negara. (Al)
























