Prabowo Hadiri May Day di Monas, Simbol Negara Hadir Untuk Buruh

- Editor

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat (1/5/2026). Kehadiran Presiden di tengah ratusan ribu buruh menjadi simbol kuat kehadiran negara dalam mendengar dan memperjuangkan aspirasi pekerja.

Sejak subuh, kawasan Monas telah dipadati sekitar 400 ribu buruh dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka datang dengan membawa semangat solidaritas, mengenakan atribut serikat pekerja, serta mengibarkan bendera organisasi masing-masing. Suasana penuh semangat dan harapan terlihat dari sorak sorai serta yel-yel yang menggema di seluruh area acara.

Presiden Prabowo tiba melalui pintu barat daya Monas dan langsung disambut meriah oleh massa buruh. Tepuk tangan, sorakan, dan sambutan hangat mengiringi langkah Kepala Negara menuju panggung utama. Dari atas panggung, Presiden tampak melambaikan tangan sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme para peserta.

Peringatan Hari Buruh Internasional tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas undangan yang diberikan kepadanya untuk hadir bersama para buruh dalam momentum penting tersebut. Ia menegaskan bahwa Hari Buruh merupakan hari perjuangan yang memiliki makna besar bagi bangsa Indonesia.

“Hari ini adalah hari perjuangan kaum buruh. Saya ucapkan terima kasih atas undangan kepada saya untuk hadir bersama saudara-saudara sekalian. Ini adalah kehormatan bagi saya,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk buruh, petani, nelayan, dan pekerja lainnya, menjadi fondasi penting dalam kepemimpinannya. Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus mengabdikan diri bagi kepentingan rakyat, khususnya mereka yang masih menghadapi kesulitan hidup.

“Saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia, dan terutama mereka-mereka yang hidupnya masih sulit,” tegasnya.

Presiden juga menekankan bahwa keberpihakan kepada rakyat merupakan tanggung jawab utama pemerintah. Ia memastikan seluruh jajaran pemerintah memiliki tekad yang sama untuk tidak ragu dalam membela kepentingan rakyat Indonesia.

“Kami tidak akan gentar, kami tidak akan menyerah, dan kami tidak akan ragu-ragu untuk membela kepentingan rakyat Indonesia,” lanjutnya dengan penuh keyakinan.

Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Selain Presiden, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta para pemimpin organisasi serikat pekerja.

Kehadiran Presiden Prabowo di tengah ratusan ribu buruh dinilai sebagai penegasan bahwa pemerintah hadir secara langsung untuk mendengar, melihat, dan merespons aspirasi rakyat pekerja, sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Diperkuat, KPBU Jadi Motor Pembiayaan Infrastruktur
Tiket Muara Angke Dipertanyakan, Kursi Kosong di Kapal Dishub Buka Tanda Tanya
Polemik Tiket Muara Angke, Wakadishub DKI Ujang Harmawan Buka Suara, Kepala UPAP Afandi Nofrizal Masih Bungkam
Tiket Penyeberangan Muara Angke Disorot, Kepala UPAP Afandi Nofrizal Bungkam Saat Dikonfirmasi
Hadirkan Layanan Massage dan Cleaning Terjangkau, GETT LIFE Resmi Buka Peluang Franchise an Lowongan Mitra
Fatijja Qur’an Gelar Kegiatan Fatijja Talk 9.0 Bahas Rahasia Membangun Sekolah Islam yang Diingat dan Dipercaya Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd Konsultan Sekolah Islam Alumni Gontor
Dari Bungkus Sabun hingga Kata Pengantar Anggun: Perjalanan Mas Ridwan, Putra Trowulan di Tanah Rantau
KH. Hafidz Taftazani : Jangan Permainkan Sumpah Jabatan Karena Mengandung Konsekuensi Hukum

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Diperkuat, KPBU Jadi Motor Pembiayaan Infrastruktur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Tiket Muara Angke Dipertanyakan, Kursi Kosong di Kapal Dishub Buka Tanda Tanya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Tiket Penyeberangan Muara Angke Disorot, Kepala UPAP Afandi Nofrizal Bungkam Saat Dikonfirmasi

Rabu, 30 September 2026 - 20:21 WIB

Hadirkan Layanan Massage dan Cleaning Terjangkau, GETT LIFE Resmi Buka Peluang Franchise an Lowongan Mitra

Rabu, 30 September 2026 - 13:24 WIB

Fatijja Qur’an Gelar Kegiatan Fatijja Talk 9.0 Bahas Rahasia Membangun Sekolah Islam yang Diingat dan Dipercaya Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd Konsultan Sekolah Islam Alumni Gontor

Selasa, 29 September 2026 - 11:52 WIB

Dari Bungkus Sabun hingga Kata Pengantar Anggun: Perjalanan Mas Ridwan, Putra Trowulan di Tanah Rantau

Senin, 28 September 2026 - 17:39 WIB

KH. Hafidz Taftazani : Jangan Permainkan Sumpah Jabatan Karena Mengandung Konsekuensi Hukum

Senin, 28 September 2026 - 15:14 WIB

Alexander Waas Dorong Maluku Jadi Kekuatan Agromaritim Nasional

Berita Terbaru