Dari Bungkus Sabun hingga Kata Pengantar Anggun: Perjalanan Mas Ridwan, Putra Trowulan di Tanah Rantau

- Editor

Selasa, 29 September 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Mojokerto – Mas Ridwan, perantau asal Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, yang kini menetap di California, Amerika Serikat, resmi merilis buku A Farm Laborer’s Son: An Indonesian Immigrant’s Journey of Hope, Family, and the American Dream. Buku setebal 250 halaman ini adalah edisi bahasa Inggris dari memoarnya, Sang Pemimpi: Perjalanan Anak Buruh Tani Meraih Asa, Cita dan Cinta di Amerika, yang terbit pada 2025. Seperti edisi bahasa Indonesianya, edisi ini dilengkapi kata pengantar dari penyanyi internasional asal Indonesia, Anggun, serta puluhan foto keluarga dari tahun 1970 hingga 2026.

Memoar ini menceritakan perjalanan hidup Ridwan, anak keempat dari enam bersaudara dalam keluarga buruh tani. Sejak kecil ia belajar membaca dari tulisan di bungkus sabun, mencari keong sawah bersama adiknya untuk membantu ekonomi keluarga, dan belajar bahasa Inggris secara otodidak lewat majalah bekas dan lirik lagu. Ketika mimpinya berkuliah kandas karena biaya, ia mengubah sebuah gubuk bambu yang bocor menjadi ruang belajar bagi anak-anak di desanya.

Buku ini juga merekam perjuangan keluarganya saat sang ibu, yang ia panggil Emak, didiagnosis kanker payudara. Tanpa asuransi dan tabungan, keluarga bertahan dengan pinjaman, perjalanan kereta sebelum subuh ke rumah sakit di Surabaya, serta kebaikan rekan kerja, tetangga, dan orang-orang yang tidak mereka kenal. Emak meninggal dunia pada Februari 2014.

Beberapa bulan kemudian, setelah dua kali ditolak visa, Ridwan tiba di Amerika Serikat dengan dua koper dan bekal yang sangat terbatas. Ia pernah mengumpulkan botol bekas di bawah terik matahari Palm Springs dan meminta bantuan orang asing untuk membeli beras. Perlahan, lewat pekerjaan sebagai petugas housekeeping hotel, sekolah malam, dan pekerjaan di sebuah klinik penyakit dalam, ia membangun hidup baru.

“Emak pernah mendoakan saya, ‘Semoga kamu dicintai orang-orang di sekitarmu dimanapun kamu berada, Nak.’ Doa itu yang menemani saya dari Trowulan sampai California. Saya tidak akan sampai di sini tanpa bantuan banyak orang: tetangga, rekan kerja, bahkan orang asing yang tidak mengenal saya. Lewat buku ini, saya ingin menunjukkan bahwa mimpi besar tidak harus lahir dari keluarga berada. Saya berharap anak-anak muda Indonesia yang membacanya berani bermimpi, dan saat mereka berhasil nanti, mau mengulurkan tangan untuk orang berikutnya,” ujar Mas Ridwan.

Dalam kata pengantarnya, Anggun menyebut bahwa melalui pengalaman pahit-manis penulis, buku ini menghadirkan harapan bagi pembaca. Menurutnya, harapan adalah sesuatu yang harus dijaga, terutama di masa seperti sekarang.

Saat ini Mas Ridwan bekerja sebagai pengelola kantor sebuah klinik penyakit dalam di Palm Springs, California. Ia juga pendiri Mas Ridwan Academy, Indonesian Remote Workers, dan DINO (Diaspora Indonesia Nurturing Opportunities), inisiatif yang membantu masyarakat Indonesia mengakses pekerjaan jarak jauh serta mendukung pendidikan anak-anak di Indonesia. Melalui akun @tentangAmerika di TikTok dan Instagram, ia berbagi informasi dan pengalaman seputar kehidupan di Amerika. Ia tinggal di California bersama anjingnya, Annie.

Edisi bahasa Inggris A Farm Laborer’s Son tersedia di Amazon dalam format paperback, hardcover, dan e-book Kindle, serta di Lulu. Versi audiobook sedang dalam proses produksi. Sementara itu, edisi bahasa Indonesia Sang Pemimpi: Perjalanan Anak Buruh Tani Meraih Asa, Cita dan Cinta di Amerika (2025), yang juga memuat kata pengantar dari Anggun, tersedia di www.masridwan.us.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu
Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba
TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan
Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB