Siaranindonesia.com, Jakarta – Ikatan Alumni Tunisia (IKASIA) menggelar kegiatan Halal Bihalal lintas generasi di Aula Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI), Jakarta, pada Ahad (12/4/2026). Kegiatan ini dihadiri sekitar 80 peserta dari berbagai angkatan, mulai dari alumni tahun 1993 hingga 2023.
Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi jejaring alumni Tunisia yang kini tersebar di berbagai sektor, baik pemerintahan, akademisi, dunia usaha, maupun pengabdian masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia periode 2012–2017, H.E. Rony Prasetyo Yuliantoro. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bahagia dapat kembali bertemu dengan para alumni Tunisia yang kini telah berkiprah luas di Indonesia.
“Saya merasa senang bisa berada di tengah-tengah alumni Tunisia yang hari ini sudah mengambil peran penting di berbagai bidang. Ini menunjukkan bahwa pengalaman belajar di Tunisia memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya.
Ketua IKASIA, Dr. KH. Dede Ahmad Permana, Lc., M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni yang telah hadir dan berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Dubes Rony yang berkenan hadir meski harus menempuh perjalanan dari Kediri ke Jakarta.
Sejumlah tokoh alumni turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya:
• H. Ahmad Nashruddin, Lc., M.A, Kepala Kemenag Kepulauan Seribu
• Syarif Hidayatullah, M.A, Kepala Bidang Penerjemah Setneg RI
• H. Ahmad Rifky, Lc., M.A, Sekretaris Bidang Ekonomi MUI DKI sekaligus pengusaha muda
Selain itu, hadir pula mantan staf lokal KBRI Tunis, Hanafiah Bakri dan mantan BPKRT KBRI Tunis, Edi Purwanto.
Ketua Dewan Pembina IKASIA, Dr. Fathurrahman Yahya, Lc., M.A., dalam sesi motivasi menekankan pentingnya peran alumni Tunisia dalam menjaga tradisi keilmuan Islam yang moderat serta berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.
Diskusi alumni lintas generasi yang dipandu oleh Dr. Muammar Kadafi, Lc., M.A., menjadi salah satu agenda utama. Dalam forum tersebut, para alumni membahas tiga isu utama, yakni penguatan silaturahmi lintas generasi, sinergi antar alumni—terutama bagi lulusan baru—serta berbagi informasi terkait peluang kerja dan pengabdian di Indonesia.
Sosok Muhammad Yazid turut menjadi perhatian dalam forum ini. Ia dikenal sebagai figur penghubung antar generasi alumni, mengingat kiprahnya yang panjang di Tunisia sejak 1993 hingga 2023, termasuk pernah bertugas di bidang ekonomi dan politik KBRI Tunis.
Kegiatan ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dr. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A, Kasubbid Diklat Masjid Istiqlal.
Susunan Panitia Halal Bihalal IKASIA 2026
Penanggung Jawab:
Ketua IKASIA, Dr. KH. Ahmad Dede Permana, Lc., M.A
Panitia Pengarah:
1. Dr. H. Irhamni Rofiun, Lc., M.A
2. Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
3. Dr. H. Muammar Kadafi, Lc., M.A
Panitia Pelaksana:
Ketua: H. Ahmad Hasya Akbar, Lc., M.A
Anggota:
1. M. Hozinul Asror, Lc.
2. H. Muhammad Rusydi Muzakkir, Lc.
3. H. Muhammad Irfan Maulana, Lc., M.A
4. Muhammad Nurfarhan Ismail, Lc.
5. Alifia Zahratul Adha, Lc., M.A
6. Nisrina, Lc.
Melalui kegiatan ini, IKASIA berharap dapat terus memperkuat jejaring alumni serta mendorong kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan keumatan dan kebangsaan di Indonesia.
























