Atasi Masalah Sampah, Depok Segera Suplai 500 Ton Sampah per Hari untuk PLTSa di Bogor

- Editor

Rabu, 8 April 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia – Langkah besar diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengatasi krisis sampah. Bersama Pemprov Jawa Barat dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Depok resmi menyepakati kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang berlokasi di Kota Bogor.

Kesepakatan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta, Selasa (7/4/2026), yang melibatkan Wali Kota Depok H. Supian Suri, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta jajaran kepala daerah lainnya di bawah pengawasan Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq.

Solusi Strategis: Sampah Jadi Listrik
Wali Kota Depok, Supian Suri, menjelaskan bahwa peran Depok dalam proyek ini adalah sebagai pemasok utama bahan baku listrik. Mengingat PLTSa membutuhkan minimal 1.500 ton sampah per hari untuk beroperasi secara optimal, Depok akan berkontribusi menyuplai sepertiga dari kebutuhan tersebut.

“Nanti kekurangannya dipenuhi dari Depok, kurang lebih sekitar 500 ton sampah per hari yang akan kita kirim ke Kota Bogor,” ujar Supian Suri. Menurutnya, langkah ini akan secara signifikan menekan beban volume sampah yang selama ini menumpuk di Depok.

Dua Titik Pengolahan Terpadu di Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pembangunan Pembangkit Listrik Energi Sampah (PSEL) ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Terdapat dua titik fokus utama di Jawa Barat:

Wilayah Bogor: Berlokasi di Kayumanis, Tanahsareal (Melayani Kota/Kab Bogor dan Depok).

Wilayah Bandung Barat: Berlokasi di Sarimukti (Melayani Bandung Raya dan sekitarnya).

Efisiensi Anggaran Daerah
Selain aspek lingkungan, proyek ini diharapkan mampu mengubah pola pembiayaan birokrasi sampah yang selama ini membebani APBD.

“Dengan adanya dua lokasi terpadu ini, efektivitas fokus kabupaten/kota hanya tinggal pada petugas kebersihan dan transportasi angkut. Alokasi anggaran yang tadinya besar untuk pengolahan manual bisa digeser untuk pembangunan infrastruktur lain,” jelas Dedi Mulyadi.

Proyek PLTSa ini menjadi bukti nyata kolaborasi antarwilayah dalam menciptakan ekosistem energi terbarukan berbasis limbah (waste-to-energy) demi mewujudkan Jawa Barat yang lebih bersih dan inovatif. (Yuda)

Komentar Facebook

Berita Terkait

SMK Tadika Pertiwi Gelar Kegiatan Kunjungan Industri Ke Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Dukung Anak Istimewa, Pemkot Depok Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial 2026
51 Himpunan, 47 Kampus: PERMIKOMNAS Jateng Perluas Kolaborasi Bersama Buana News
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
Pesantren Anak Sholeh (PAS) Baitul Qur’an Ponorogo Gelar Seminar Nasional Character Building Membangun Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Primago Consulting Depok
Ini dia 3 Kampus Islam Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Ponorogo, Ada Kampus yang berbasis Pesantren
Perkuat Branding dan Promosi Kampus, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Gandeng Primago Consulting Depok
PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:53 WIB

Pasokan Gas Melonjak 34,72%, PGN LNG Amankan Energi Bersih Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Konsolidasi Tetapkan Pengurus FORSEPSI Periode 2026–2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:26 WIB

PT Pegadaian Salurkan Bantuan Material Bangunan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran di Kramat, Jakarta Pusat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Menjaga Halal, Menumbuhkan Usaha: Mendorong Pentahapan Regulasi Sertifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Ancaman Downgrade MSCI: Pasar Saham Indonesia Diusulkan Jadi Standalone Market

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Kunci Sukses AKTI: Bertahan di Tengah Badai Vokasi Berkat Sinergi Industri

Sabtu, 19 September 2026 - 17:55 WIB

Muhammad Faris Ulul Azmi: Konsisten Membuka Akses Edukasi Saham Gratis bagi Investor Pemula

Berita Terbaru