Pengusaha Angkutan Keluhkan Lamanya Proses Uji KIR di Kota Depok

- Editor

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Kota Depok – Seorang pemilik kendaraan angkutan di Kota Depok mengeluhkan lamanya proses pengujian kendaraan bermotor atau Uji KIR yang dinilai memakan waktu hingga dua sampai tiga jam. Kondisi tersebut disebut merugikan pengusaha angkutan karena menghambat aktivitas operasional.

Pemilik kendaraan angkutan yang enggan disebutkan namanya itu menyampaikan ketidakpuasannya terhadap pelayanan Uji KIR di lokasi pengujian kendaraan bermotor yang berada di Jalan National Highway 34, Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat. Selasa (16/12/2025).

“Saya merasa tidak puas dengan proses pengujian Uji KIR di Kota Depok. Waktunya terlalu lama, bisa sampai dua sampai tiga jam. Ini jelas merugikan pengusaha angkutan karena kendaraan tidak bisa langsung beroperasi,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, lamanya waktu tunggu berdampak pada produktivitas dan potensi pendapatan para pengusaha angkutan, terutama bagi mereka yang mengandalkan kendaraan setiap hari untuk distribusi barang maupun jasa transportasi.

Untuk mendapatkan klarifikasi terkait keluhan tersebut, awak media mencoba mengonfirmasi kepada Kepala Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kota Depok, Muhammad Farid. Namun, saat didatangi, yang bersangkutan tidak berada di tempat sehingga belum dapat memberikan keterangan resmi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari pihak Dinas Perhubungan Kota Depok terkait keluhan pengusaha angkutan mengenai lamanya proses Uji KIR tersebut.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!
DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai
Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi
Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Hetifah Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan
Menapaki Jejak Sejarah di Baitul Maqdis, Rombongan Jamaah Indonesia Shalat dan Peringati Isra Mikraj di Masjidil Aqsha
Hadiah Jutaan Rupiah Menanti di Manafera Tennis Tournament 2026 Kebumen
Seminar Internasional LD PBNU–National Dong Hwa University Bahas Moderasi Islam dan Isu PMI di Taiwan
Banjir Terus Berulang di Kalsel, Aktivis HMI Sebut Deforestasi dan Ratusan PETI Batu Bara Pemicu Utama

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!

Senin, 19 Januari 2026 - 06:59 WIB

DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai

Senin, 19 Januari 2026 - 06:39 WIB

Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

Senin, 19 Januari 2026 - 06:32 WIB

Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Hetifah Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:07 WIB

Hadiah Jutaan Rupiah Menanti di Manafera Tennis Tournament 2026 Kebumen

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:55 WIB

Seminar Internasional LD PBNU–National Dong Hwa University Bahas Moderasi Islam dan Isu PMI di Taiwan

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:41 WIB

Banjir Terus Berulang di Kalsel, Aktivis HMI Sebut Deforestasi dan Ratusan PETI Batu Bara Pemicu Utama

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:48 WIB

Paradigma Baru Golkar: Refleksi Ridwan Hisjam tentang Masa Depan Partai

Berita Terbaru