Yayasan Merah Putih Berkibar Tidak Mencairkan Dana Sewa/Insentif, Dapur MBG di Lebak Bayah Hentikan Distribusi

- Editor

Senin, 8 Desember 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Banten – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur MBG di Lebak Bayah 3 dengan Id SPPG N471803K terpaksa hentikan distribusi untuk sementara. Hal itu dikarenakan pihak yayasan Merah Putih Berkibar yang menanungi SPPG di lokasi tersebut tidak mencairkan dana sewa atau insentif untuk kelanjutan operasional dapur.

Pemberhentian sementara untuk dapur/SPPG di Lebak Bayah 3 telah didiskusikan dengan Kepala SPPG. Terkait masalah dana sewa atau insentif yang tidak dicairkan oleh yayasan telah dilaporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN) karena sudah memenuhi status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Saat dikonfirmasi oleh media, hal tersebut dibenarkan oleh Johan Dwiyantoro selaku Mitra SPPG Lebak Bayah 3. Dalam keterangannya, Johan mengatakan bahwa alasan terhentinya layanan MBG untuk sementara dikarenakan pihak yayasan tidak mencairkan dana sewa atau intensif.

“Ya betul, untuk SPPG di Lebak Bayah 3 terpaksa dihentikan untuk sementara karena pihak yayasan Merah Putih Berkibar yang menaungi SPPG kami tidak mencairkan dana sewa dan intensif. Dari 27 Oktober belum dicairkan, ini sangat menghambat kami sebagau Mitra,” kata Johan Dwiyantoro Mitra SPPG kepada awak media saat dimintai keterangan lewat telepon seluler, Senin (08/12/2025).

Lebih lanjut, Johan mengatakan bahwa sebetulnya dana dari BGN telah tersedia di rekening Virtual Account SPPG. Namun sampai saat ini dana untuk biaya sewa atau insentif fasilitas belum bisa dicairkan, karena ditahan oleh pihak yayasan dengan motif permintaan yang lebih besar di luar kesepakatan dan ketentuan dari BGN.

“Padahal dana untuk biaya sewa sudah tersedia di VA SPPG tapi tidak dicairkan juga karena akun Maker SPPG di handle oleh yayasan. Saya rasa mereka sengaja menahan itu sebagai bargaining untuk permintaan yang lebih besar. Ini sudah tidak benar dan sangat merugikan Mitra,” tambahnya.

Perlu diketahui, sebetulnya kejadian tersebut telah dikoordinasikan dengan Kepala SPPG, Koordibator Wilayah (Korwil), Kareg dan juga satgas MBG di Kabupaten Lebak untuk bermediasi antara Mitra dan yayasan. Namun disayangkan pihak yayasan tidak menghadiri undangan untuk mediasi.

“Padahal saya sudah ajak mediasi melalu pihak satgas MGB agar masalahnya dapat terselesaikan, tapi pihak yayasan tidak hadir. Kalau begini kan yayasan tidak menghargai undangan dari satgas MBG. Makanya sampai saat ini belum ada titik temu,” kata Johan.

“Saya berharap ada solusi dari BGN atas kejadian ini, agar tidak ada pihak yang dirugikan dari program MBG. Saya juga sudah mengajukan pergantian yayasan dan sudah kita lalui tahapan-tahapan administrasinya, semoga segera terealisasi demi lancarnya program MBG,” tutupnya.

“Dari SPPG sudah membuat Laporan Khusus (Lapsus), sekarang statusnya sudah Kejadian Luar Biasa (KLB), karena biaya sewa atau insentif yang tidak dimaker oleh yayasan. Saya juga sudah konfirmasi terkait pemberhentian distribusi MBG untuk sementara. Tapi untuk relawan tetap bekerja seperti biasa dan dialihkan menjadi kegiatan maintenance, cleaning area, soasialisasi SOP dan lain-lain.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!
DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai
Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi
Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Hetifah Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan
Menapaki Jejak Sejarah di Baitul Maqdis, Rombongan Jamaah Indonesia Shalat dan Peringati Isra Mikraj di Masjidil Aqsha
Hadiah Jutaan Rupiah Menanti di Manafera Tennis Tournament 2026 Kebumen
Seminar Internasional LD PBNU–National Dong Hwa University Bahas Moderasi Islam dan Isu PMI di Taiwan
Banjir Terus Berulang di Kalsel, Aktivis HMI Sebut Deforestasi dan Ratusan PETI Batu Bara Pemicu Utama

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!

Senin, 19 Januari 2026 - 06:59 WIB

DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai

Senin, 19 Januari 2026 - 06:39 WIB

Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

Senin, 19 Januari 2026 - 06:32 WIB

Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Hetifah Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:07 WIB

Hadiah Jutaan Rupiah Menanti di Manafera Tennis Tournament 2026 Kebumen

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:55 WIB

Seminar Internasional LD PBNU–National Dong Hwa University Bahas Moderasi Islam dan Isu PMI di Taiwan

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:41 WIB

Banjir Terus Berulang di Kalsel, Aktivis HMI Sebut Deforestasi dan Ratusan PETI Batu Bara Pemicu Utama

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:48 WIB

Paradigma Baru Golkar: Refleksi Ridwan Hisjam tentang Masa Depan Partai

Berita Terbaru