Rapat Pembentukan Munas FPRN Hasilkan Komitmen Solid, Dorong Konsolidasi Nasional Pers

- Editor

Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta — Forum Pimpinan Redaksi Nasional (FPRN) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat konsolidasi organisasi melalui rapat pembentukan panitia Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di salah satu kafe kawasan Cawang, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2025).

Rapat tersebut dihadiri para Ketua Harian FPRN dari wilayah Jabodetabek serta perwakilan dari Indonesia Timur, dan menjadi momentum penting menuju pelaksanaan Munas yang akan menentukan arah organisasi ke depan.

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini mencerminkan semangat persaudaraan di antara para pimpinan media yang tergabung dalam FPRN.
Kehadiran Andi Kelana, Ketua Harian I FPRN asal Makassar, menjadi sorotan dalam rapat kali ini. Selain hadir untuk mengikuti rapat pembentukan panitia, kedatangannya juga dimaksudkan sebagai bentuk silaturahmi guna mempererat hubungan antar-pengurus pusat dan daerah.

“Jakarta selalu menjadi pusat energi bagi gerakan nasional. Saya sengaja datang dari Makassar bukan hanya untuk rapat, tapi juga untuk merasakan kembali semangat kebersamaan kita,” ujar Andi Kelana dengan penuh antusias.

Dalam arahannya, Andi Kelana menegaskan pentingnya peran FPRN sebagai wadah strategis bagi pimpinan redaksi di seluruh Indonesia. Ia menilai, FPRN memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga independensi media, memerangi disinformasi, dan mengedepankan jurnalisme etis dan berkualitas.

“Kita hidup di era ketika informasi bergerak sangat cepat. Tugas kita adalah memastikan publik mendapat berita yang kredibel, mendidik, dan membangun. Munas mendatang harus menjadi momentum untuk memperkuat strategi bersama demi menjaga marwah profesi pers,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPP, DPW, dan DPC FPRN di seluruh Indonesia. Menurutnya, kebijakan organisasi harus mengakomodasi kearifan lokal dari berbagai daerah, agar program kerja yang dihasilkan benar-benar relevan dan aplikatif di setiap wilayah.

Meski tidak dapat hadir secara langsung, Ketua Umum FPRN, Bayu Nugraha, turut memberikan dukungan penuh melalui sambungan komunikasi seluler.
Dalam pesannya, Bayu menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus dan menegaskan bahwa pembentukan panitia Munas merupakan langkah strategis yang menjadi prioritas utama FPRN saat ini.

“Mohon maaf karena tidak dapat hadir secara langsung. Namun hati dan pikiran saya sepenuhnya ada di sana. Saya percaya penuh kepada semua yang hadir dan mendukung sepenuhnya setiap hasil kesepakatan rapat ini,” ucap Bayu.

Ia menambahkan, dukungan tersebut bukan hanya secara moral, tetapi juga mencakup aspek kebijakan, legalitas, hingga sumber daya organisasi.
Bayu menegaskan, Munas FPRN mendatang harus menjadi tonggak sejarah baru, bukan sekadar forum pengukuhan kepengurusan, tetapi juga wadah intelektual bagi para pimpinan redaksi dalam memajukan dunia pers nasional.

Rapat pembentukan panitia Munas ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk segera menyusun struktur kepanitiaan dan jadwal pelaksanaan Munas.
Para peserta menyatakan kesiapannya untuk bekerja secara kolaboratif demi kelancaran agenda besar tersebut.

Dengan semangat persatuan dan komitmen yang kuat, FPRN diharapkan mampu terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kebebasan pers, profesionalisme jurnalistik, dan integritas informasi di Indonesia.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang
Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas
Generasi Z Junjung Keberagaman, Namun Masih Rentan Terpapar Hoaks dan Konten Kebencian
Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum
Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal
BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing
Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:59 WIB

GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WIB

Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:45 WIB

BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:08 WIB

Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

GUNTUR Sultra Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Peran Koperasi dan UMKM Kelola Sektor Strategis

Berita Terbaru