Percepat Realisasi Koperasi Desa Merah Putih, FGMI Apresiasi Presiden Prabowo Dan Menteri Koperasi

- Editor

Jumat, 30 Mei 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengintruksikan kepada Kementrian Koperasi agar mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Presiden mempercepat target peluncurannya pada 12 Juli mendatang. Mandat tersebut diberikan Kepala Negara melalui intruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Atas perintah Presiden Prabowo, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi langsung bergerak cepat untuk segera merealisasikan program Koperasi Desa Merah Putih. Hingga saat ini sudah ada sekitar 60.806 Desa yang telah terbentuk dan sudah melalui Musdesus (Musyawarah Desa Khusus) dari target 80.000 Desa.

Presiden Prabowo juga telah membentuk Satgas (Satuan Tugas) Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Satgas ini bertugas untuk melakukan koordinasi antar kementrian/lembaga daerah, karena program Koperasi Desa Merah Putih melibatkan beberapa Kementrian serta Lembaga Daerah.

Merespon hal itu, Koordinator Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI), Muhamad Suparjo SM, memberikan apresiasi serta dukungan terhadap Presiden Prabowo dan juga Kementrian Koperasi dalam mempercepat proses pembentukan serta realisasi program Koperasi Desa Merah Putih.

“Saya apresiasi langkah Presiden Prabowo serta Budi Arie sebagai Menteri Koperasi yang mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Dan apresiasi juga untuk kementerian terkait serta lembaga daerah yang terlibat dalam program ini, karena sudah bergerak cepat dalam upaya realisasi program prioritas Presiden”, kata Koordinator FGMI, Muhamad Suparjo SM kepada awak media, Jum’at (30/05/2025).

Suparjo juga menambakan bahwa ia sangat optimis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan segera capai target, 80.000 unit Kopdes/Kel akan segera terbentuk akhir Juni 2025.

“Kalau melihat kinerja Kementrian Koperasi dan mitra-mitranya, saya sangat optimis program ini akan capai target dan 80.000 unit Kopdes akan segera terbentuk”, kata Suparjo.

“Saya juga meyakini program ini akan segera berjalan secepatnya sesuai target, karena sudah terbentuk 60.806 dari target 80.000 Desa. Itu membuktikan bahwa Presiden Prabowo dan juga Menteri Koperasi Budi Arie yang membawahi program pemerintah ini sangat bergerak cepat untuk segera merealisasikan Koperasi Desa Merah Putih”, sambungnya.

Selanjutnya, Suparjo sangat yakin Koperasi Desa Merah Putih akan memberikan dampak kemajuan ekonomi khususnya untuk masyarakat pedesaan dan juga bagian daripada memutus mata rantai kemiskinan di Desa.

“Saya sangat yakin, Kopdes Merah Putih pasti memberikan dampak besar untuk kemajuan ekonomi Desa. Dan yang pasti kalau sudah berjalan bisa memutus mata rantai kemiskinan di wilayah pedesaan”, lanjutnya.

Suparjo juga mengajak masyarakat agar mendukung penuh program Koperasi Desa Merah Putih, karena program ini sebagai bukti bahwa Presiden Prabowo sangat memperhatikan keadilan ekonomi.

“Dengan adanya program Koperasi Desa Merah Putih, itu artinya Bapak Presiden peduli akan ekonomi yang berkeadilan. Pak Prabowo sangat memperhatikan keadaan ekonomi di pedesaan, dan beliau tentu ingin ada kemajuan ekonomi yang signifikan yang dimulai dari pedesaan”, kata Suparjo.

“Untuk seluruh masyarakat Indonesia, mari kita dukung program Koperasi Desa Merah Putih yang dibentuk Presiden Prabowo. Ini demi kemajuan ekonomi nasional, dan untuk hidup yang lebih layak”, tutup Suparjo kepada awak media, Jum’at (30/05/2025).

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang
Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas
Generasi Z Junjung Keberagaman, Namun Masih Rentan Terpapar Hoaks dan Konten Kebencian
Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum
Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal
BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing
Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:59 WIB

GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WIB

Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:45 WIB

BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:08 WIB

Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

GUNTUR Sultra Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Peran Koperasi dan UMKM Kelola Sektor Strategis

Berita Terbaru