Terdakwa Zulkarnaen Tegaskan Budi Arie Tak Terima Dana Judi Online, FGMI: Itu Fakta Yang Sulit Dibantah

- Editor

Selasa, 27 Mei 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Terdakwa Zulkarnaen Apriliantony dengan tegas membantah bahwa mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menerima aliran dana dari praktik judi online (judol) yang dilindungi oleh oknum pegawai kementerian. Pernyataan ini disampaikan Zulkarnaen saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (21/5/2025).

Zulkarnaen, yang juga dikenal sebagai Tony, meluruskan sejumlah pemberitaan yang mengaitkan nama Budi Arie dengan aliran dana judi online. Ia menegaskan bahwa Budi Arie sama sekali tidak menerima uang maupun keuntungan dari situs judi yang dilindungi. Bahkan, Zulkarnaen menambahkan bahwa Budi Arie tidak mengetahui praktik perlindungan tersebut.

“Pak Budi Arie tidak menerima apapun dari perjudian online ini. Dia tidak tahu sama sekali,” kata Zulkarnaen di hadapan majelis hakim.

Ia juga menegaskan kesungguhannya dengan menyatakan sanggup mempertanggungjawabkan ucapannya di dunia dan akhirat.

“Saya bisa pertanggungjawabkan dunia akhirat”, kata Zulkarnaen.

Menanggapi kesaksian Zulkarnaen Apriliantony di persidangan, Koordinator Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI), Muhamad Suparjo SM menegaskan bahwa keterangan dan kesaksian dari Zulkarnaen merupakan fakta persidangan dan sulit untuk dibantah bahwa Budi Arie sama sekali tidak terlibat dalam praktek judi online.

“Kesaksian Zulkarnaen di persidangan bahwa Budi Arie tidak terlibat sama sekali dalam kasus Judol itu fakta, sulit untuk bantah fakta itu karena itu fakta persidangan”, kata Koordinator FGMI, Muhamad Suparjo SM kepada awak media, Selasa (27/05/2025).

“Kenapa saya bilang itu sulit dibantah? Karena kesaksian zulkarnain sangat serius di persidangan, sampai dia berani bersumpah dan bertanggungjawab dunia akhirat”, tambahnya.

Lebih lanjut, Suparjo mengatakan bahwa nama Budi Arie hanya dijadikan alat agar para terdakwa kasus judi online dapat menjalankan bisnis kotornya.

“Sesuai keterangan dari Zulkarnain kalau nama Budi Arie itu hanya dijual untuk melanggengkan bisnis kotor mereka. Jadi seakan-akan perbuatan terdakwa itu legal dan atas pengetahuan Pak Budi Arie. Padahal faktanya Pak Budi Arie itu tidak tahu sama sekali karena kalau tahu pasti langsung disikat itu sama beliau”, kata Suparjo.

Suparjo juga meminta agar semua pihak berhenti membuat framing jahat dan negatif terhadap Budi Arie Setiadi. Karena sangat berdampak negatif terhadap nama baik Budi Arie.

“Saya minta semua pihak agar tidak terus menerus menyudutkan Budi Arie dalam kasus judol ini, karena menimbulkan dampak negatif terhadap nama baik Budi Arie. Makanya kita harus melihat fakta secara utuh agar tahu kebenaran yang hakiki dan tidak terbawa oleh opini liar dan tendensius”, tutup Suparjo kepada awak media, Selasa (27/05/2025).

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang
Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas
Generasi Z Junjung Keberagaman, Namun Masih Rentan Terpapar Hoaks dan Konten Kebencian
Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum
Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal
BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing
Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:59 WIB

GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WIB

Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:45 WIB

BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:08 WIB

Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

GUNTUR Sultra Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Peran Koperasi dan UMKM Kelola Sektor Strategis

Berita Terbaru