Sejumlah Tokoh Muda Temui Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Dorong Hamengku Buwono II Jadi Pahlawan Nasional

- Editor

Kamis, 22 Mei 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta — Sejumlah tokoh muda dari berbagai latar belakang melakukan kunjungan silaturahmi ke Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, guna menyampaikan aspirasi dan dukungan agar Sri Sultan Hamengku Buwono II diangkat sebagai Pahlawan Nasional. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebangsaan dan kepedulian terhadap sejarah perjuangan bangsa.

Tokoh-tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain RM. Fajar Bagoes Sampurno, yang merupakan keturunan langsung Hamengku Buwono II sekaligus Ketua Lembaga Vasiati Socaning Lukika. Ia datang bersama Gus Farkhan Evendi, Ketua Umum organisasi Bintang Muda Indonesia, Utami Oentoro, dosen Universitas Bung Karno Jakarta, dan Dedi, seorang pemerhati sosial.

Dalam pertemuan tersebut, para tokoh menyampaikan harapan besar kepada pemerintah, khususnya Kementerian Sosial, agar memberikan dukungan moral dan institusional dalam mendorong proses pengusulan Hamengku Buwono II sebagai Pahlawan Nasional. Mereka memandang bahwa kontribusi besar HB II dalam melawan kolonialisme dan membela kepentingan rakyat patut mendapat pengakuan secara nasional.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyambut positif aspirasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif dari para tokoh muda yang peduli terhadap sejarah bangsa dan pentingnya mengenang jasa-jasa para pejuang yang telah memberikan kontribusi nyata dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Tokoh-tokoh pembela rakyat dan pelawan kolonial seperti Hamengku Buwono II memang harus diapresiasi dan dikenalkan lebih luas kepada masyarakat. Ini penting agar generasi muda memahami sejarah bangsanya dan menghargai perjuangan para leluhur,” ujar Agus Jabo.

Ia juga menambahkan bahwa pemberian gelar Pahlawan Nasional harus melalui mekanisme dan tahapan yang ditetapkan, namun dukungan dan sosialisasi dari masyarakat sangat penting dalam proses tersebut.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, disepakati untuk membangun kerja sama dalam bentuk seminar-seminar dan kajian ilmiah mengenai tokoh-tokoh penting sejarah Indonesia, khususnya Hamengku Buwono II dan Pangeran Diponegoro. Langkah ini dianggap penting dalam mendorong kajian akademis serta meningkatkan kesadaran publik terhadap kontribusi para tokoh nasional.

RM. Fajar Bagoes Sampurno dalam keterangannya mengatakan, “Kami dari pihak keluarga meminta perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat luas agar Sri Sultan Hamengku Buwono II diberikan apresiasi yang layak atas jasa-jasanya. Beliau bukan hanya tokoh lokal Yogyakarta, tapi pejuang nasional yang berani melawan kolonialisme.”

Sementara itu, Gus Farkhan Evendi menambahkan bahwa Hamengku Buwono II adalah figur inspiratif bagi generasi muda.

“Beliau adalah pembela rakyat, simbol perlawanan terhadap penjajahan, dan pelindung martabat bangsa. Cerita perjuangannya harus dikenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda agar mereka tahu dan bangga akan sejarah bangsanya,” tuturnya.

Utami Oentoro juga menegaskan pentingnya peran kampus dalam menyebarluaskan sejarah dan pemikiran tokoh seperti HB II.

“Kajian-kajian sejarah di perguruan tinggi perlu diarahkan untuk menggali tokoh-tokoh yang selama ini belum banyak dikenal. Ini bagian dari tugas akademisi untuk memberikan pemahaman sejarah secara utuh kepada mahasiswa,” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi awal dari gerakan kolektif yang mendorong pengakuan terhadap tokoh-tokoh penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, keluarga tokoh, dan organisasi masyarakat, diharapkan upaya ini dapat membawa hasil positif dan memperkaya narasi sejarah nasional Indonesia.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
WordPress test
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat
Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga
PBNU Lepas 24 Dai ke Delapan Negara dalam Program NU Worldwide Dakwah

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Minggu, 8 Juni 2025 - 13:47 WIB

Peringati Idul Adha 1446 H, Satriani Wisata Salurkan Hewan Kurban untuk Warga di Hebron Palestina

Senin, 14 April 2025 - 15:30 WIB

KH. Tsabit Latief Temui Realitas Pahit Santri Migran Saat Safari Dakwah Ramadhan di Taiwan

Jumat, 17 Januari 2025 - 08:40 WIB

Musim Dingin Extreme, Lima Balita Pengungsi Palestina Dilaporkan Meninggal

Berita Terbaru

Nasional

WordPress test

Rabu, 4 Mar 2026 - 09:51 WIB

Internasional

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Mar 2026 - 20:59 WIB