85 Sarjana Institut Agama Islam Jamiat Kheir Resmi Wisuda, Prof.Dr. Phil Sahiron Tekankan Pentingnya Penguasaan Multi Bahasa

- Editor

Senin, 5 Mei 2025 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com-Institut Agama Islam Jamiat Kheir (IAIJ) Jakarta menggelar prosesi wisuda sarjana tahun 2025 yang berlangsung khidmat di Auditorium Abdurrahman Saleh RRI Jakarta, Minggu, 4 Mei 2025.

Sebanyak 85 wisudawan mengikuti prosesi yang menandai kelulusan mereka sebagai sarjana setelah menyelesaikan pendidikan tingkat Strata 1 (S1).

Acara wisuda yang dimulai pukul 08.30 WIB dipandu oleh dua Master of Ceremony (MC), Hj. Elly dan Abi Rifky.

Prosesi dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dibawakan oleh paduan suara IAIJ, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ust. Ahmad Hidayatullah dan doa oleh Ust. Abdul Hadi, M.Ag.

Dr. Hj. Hidayah, M.Si selaku pimpinan sidang senat terbuka secara resmi membuka acara wisuda.

Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan Rektor oleh Zulfahmi, S.Ag menjadi pengantar bagi prosesi pelantikan para wisudawan dan wisudawati yang dipimpin oleh Dr. Hj. Hidayah, M.Si bersama Dr. Hariyadi, M.Pd.

Salah satu rangkaian acara yang menarik perhatian adalah penganugerahan untuk wisudawan terbaik yang disampaikan langsung oleh pimpinan institut.

Prosesi wisuda juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi oleh Aida, mahasiswa IAIJ, dan sambutan dari wakil wisudawan.

Puncak acara wisuda adalah orasi ilmiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. Phil Sahiron, MA. Dalam orasinya yang berlangsung selama 30 menit.

Prof. Phil menekankan pentingnya penguasaan multi bahasa bagi para lulusan dalam menghadapi persaingan global.

“Di era yang penuh tantangan ini, kemampuan berbahasa asing bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi kebutuhan mendasar. Saya mendorong para wisudawan untuk tidak berhenti belajar setelah meraih gelar sarjana, tetapi melanjutkan dengan mengambil kursus bahasa, terutama Arab, Inggris, dan Mandarin,” ungkap Prof. Phil dalam orasinya.

Beliau juga menekankan bahwa ketiga bahasa tersebut memiliki nilai strategis dalam membuka peluang karir dan pengembangan diri di tingkat internasional.

“Dengan kemampuan bahasa, Anda akan menemukan banyak peluang dan kedahsyatan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Inilah jawaban nyata untuk menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.

Orasi ilmiah Prof. Phil mendapat sambutan positif dari para wisudawan. Beberapa di antaranya mengungkapkan komitmen untuk segera mengikuti kursus bahasa sebagai langkah strategis mempersiapkan diri dalam persaingan kerja.

Dr. Umar Al Haddad, MA selaku Ketua Yayasan Pendidikan Jamiat Kheir dalam sambutannya turut mendukung gagasan penguasaan multi bahasa.

Beliau menegaskan bahwa yayasan siap memfasilitasi program-program peningkatan kemampuan bahasa bagi para alumni.

Rangkaian acara wisuda yang berlangsung selama tiga jam ini ditutup oleh Dr. Hj. Hidayah, M.Si pada pukul 11.25 WIB dan diakhiri dengan doa.

Para wisudawan terlihat bersemangat dan optimis menghadapi masa depan dengan bekal ilmu dan saran yang telah diberikan selama prosesi wisuda.

Acara wisuda IAI Jamiat Kheir tahun 2025 ini menjadi momentum penting tidak hanya bagi para wisudawan, tetapi juga bagi institut dalam mempersiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan global dengan kemampuan multi bahasa sebagai salah satu keunggulan utama.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tim Peduli Salurkan Bantuan untuk Palestina di Tengah Eskalasi Konflik Timteng
Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:48 WIB

Tim Peduli Salurkan Bantuan untuk Palestina di Tengah Eskalasi Konflik Timteng

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:50 WIB

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:48 WIB

Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis

Senin, 2 Maret 2026 - 10:39 WIB

LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:38 WIB

Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:16 WIB

Polres Kebumen dan PWRI Kebumen Bagikan 1.000 Paket Takjil di Alun-Alun Pancasila

Berita Terbaru