PBNU Instruksikan Bumikan Sholawat Nahdliyah, ini Peran PCNU Kota Depok yang Melaunching pada Puncak HSN 2024

- Editor

Senin, 24 Februari 2025 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Depok – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi menginstruksikan pembacaan kembali Sholawat Nahdliyah atau Wirid Manhal, karya Almagfurullah TGH. Muhammad Faishal, dalam setiap kegiatan Nahdlatul Ulama (NU) di seluruh Indonesia dan luar negeri. Instruksi ini menegaskan bahwa sholawat tersebut harus kembali diamalkan oleh seluruh jajaran NU, mulai dari tingkat pusat, cabang, hingga ranting.

Sebelumnya, PCNU Kota Depok mengambil inisiatif dengan melakukan relaunching Sholawat Nahdliyah dalam acara malam puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 Kota Depok yang digelar pada 26 Oktober 2024 lalu.

Ketua PCNU Kota Depok, KH. Achmad Solechan, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya menghidupkan kembali sholawat ini sebagai bentuk menyebarkan kembali doa yang telah dirilis pada tahun 1984 dalam Muktamar NU ke-27 di Situbondo.

“Maka malam ini kami, PCNU Kota Depok, menebarkan doa yang pernah dirilis pada tahun 1984 tepatnya saat Muktamar NU Ke-27 di Situbondo, untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan para Masyayikh Nahdlatul Ulama,” ujar KH. Achmad Solechan.

Sholawat Nahdliyah telah lama digaungkan di Lombok dan bahkan telah diubah dalam bentuk lagu oleh Gus Munir Attambrani, Ketua Lesbumi NU Kota Depok, bersama grup musik Debu. Berkat gubahan lagu ini, sholawat ini semakin dikenal luas, bahkan nama TGH. Ma’arif Makmun menjadi viral di Kota Depok, Cianjur, hingga Kalimantan.

Popularitas sholawat ini pun menarik perhatian PBNU, yang akhirnya memutuskan untuk menjadikannya sebagai aset nonbenda Nahdlatul Ulama. Momen penting ini terjadi dalam rangkaian peringatan Harlah NU ke-102, di mana zuriyat (keturunan) dari Datok Faishal, yakni TGH. Habib M. Faishal, Hj. Baiq Setiati Faishal, dan Baiq Husnawati Faishal, bersama Rois Am PWNU Prof. Masnun Tahir serta pengurus PCNU Lombok Tengah, menyerahkan secara resmi wirid tersebut kepada Rois Am PBNU KH. Yahya Cholil Staquf di Jakarta, pada Kamis (6/2/2025).

Menurut TGH. Ma’arif Makmun, Pimpinan Ponpes Manhalul Ma’arif Darek Lombok Tengah, sekaligus Rais Syuriah PCNU Lombok Tengah, keputusan PBNU untuk menjadikan Sholawat Nahdiliyah sebagai bagian dari tradisi resmi NU bukan tanpa alasan.

“Sholawat ini telah terbukti mampu menyelesaikan perselisihan di internal NU. Ketika dilantunkan dalam situasi penuh konflik, maka dengan izin Allah, persoalan tersebut menemukan solusi terbaik,” ujar TGH. Ma’arif Makmun.

Ia menambahkan bahwa sholawat ini telah diuji dalam berbagai situasi sulit yang pernah dihadapi Nahdlatul Ulama.

“Berapa kali dulu terjadi gaduh dan perselisihan di internal NU, dan sholawat ini yang diajarkan guru saya, insyaallah semua persoalan itu selesai dan terbukti,” tambahnya.

Seiring dengan instruksi PBNU, Sholawat Nahdiliyah kini harus dilantunkan dalam setiap kegiatan jamaah Nahdliyin. Ini menjadi langkah strategis dalam melestarikan warisan spiritual NU serta meneguhkan kembali semangat perjuangan para ulama Nahdlatul Ulama.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk PCNU Kota Depok, yang telah mempopulerkan kembali sholawat ini melalui launching di puncak HSN 2024, kini Sholawat Nahdliyah siap menjadi bagian integral dalam kegiatan NU di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru