ISF 2024 Momen Kadin Pamerkan Transisi Energi Perindustrian Indonesia

- Editor

Kamis, 5 September 2024 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com– Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan bahwa Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 5 September 2024, menjadi platform penting bagi industri dalam negeri untuk memamerkan inovasi di sektor transisi energi.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kemaritiman, Investasi, dan Luar Negeri Kadin Indonesia, Shinta Kamdani, menekankan bahwa ISF 2024 tidak hanya akan menjadi ajang diskusi, tetapi juga menghasilkan langkah-langkah konkret untuk mendorong transisi energi yang lebih cepat.

Shinta menyatakan bahwa industri dalam negeri merupakan kontributor utama pelepasan emisi karbon dioksida (CO2) dan gas rumah kaca (GRK), dengan sektor industri menyumbang sekitar 33,9% dari total emisi. “Forum ini tidak hanya forum diskusi tapi nanti ada hasil-hasil yang konkret, termasuk juga kesempatan bagi para industri untuk memamerkan proyek mereka,” ujarnya

ISF 2024 akan menjadi tempat bertemunya berbagai pemangku kepentingan di sektor transisi energi global. Dengan keterlibatan para pelaku industri, diharapkan forum ini dapat mempercepat pencapaian target nol emisi karbon atau Net Zero Emissions (NZE), khususnya di sektor industri, melalui penerapan ide-ide dan hasil diskusi yang akan dihasilkan.

Shinta menambahkan bahwa upaya pengurangan emisi di sektor industri memerlukan efisiensi energi dan peralihan ke sumber energi yang lebih bersih. Hal ini menjadi kunci dalam mengurangi emisi, mengingat besarnya kontribusi sektor industri terhadap emisi global. “Emisi sektor industri ini berasal dari penggunaan energi yang menyumbang sekitar 33,9% dan ini menunjukkan bahwa efisiensi energi dan peralihan ke sumber energi yang lebih bersih menjadi kunci dalam upaya pengurangan emisi,” jelasnya.

Selain menjadi ajang diskusi, ISF 2024 juga bertujuan untuk mendorong kolaborasi dan berbagi praktik terbaik di antara para pemangku kepentingan guna mewujudkan dekarbonisasi. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dapat tercapai secara global.

Pada tahun sebelumnya, ISF sukses digelar dengan partisipasi lebih dari 2.500 orang dari 41 negara dan lebih dari 100 pembicara global di sektor transisi energi. Forum tersebut juga menghasilkan delapan kerja sama untuk mendukung pemajuan energi bersih.

Acara ISF 2024 yang didukung oleh Kadin Indonesia ini diharapkan dihadiri oleh lebih dari 5.000 peserta, menjadikannya forum isu keberlanjutan terbesar di Asia-Pasifik setelah Conference of the Parties (COP29) di Baku, Azerbaijan, pada November 2024. Forum ini akan mempertemukan pemimpin dunia, CEO, dan pakar keberlanjutan untuk mendorong terobosan dalam bisnis guna mengatasi isu perubahan iklim.

Dengan keterlibatan yang kuat dari sektor bisnis, ISF 2024 diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.***

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu
Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba
TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan
Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB