Bupati Kebumen Dapat Dukungan dari Para Mantan Kades

- Editor

Rabu, 4 September 2024 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat menghadiri Rakor dengan para mantan kades.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat menghadiri Rakor dengan para mantan kades.

Kebumen, Siaran Indonesia– Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih menggelar rapat koordinasi dengan para mantan kepala desa. Setidaknya ada 200 kepala desa yang hadir dalam rakor tersebut yang berlangsung di Rumah Makan Yunani, Sruweng pada Selasa 3 September 2024.

Bupati menyatakan, rapat koordinasi ini tidak lain untuk menjalin sinergitas antara Pemerintah Daerah dengan para mantan kepala desa. Sebab, bagaimana pun kata Bupati, mereka pernah berjasa dalam mengemban tugas negara di lingkup pemerintah desa.

“Rapat kali ini untuk menyatukan persepsi dan menjalin silaturahmi antara Pemerintah Daerah dengan para mantan kepala desa. Mengapa ini perlu dilakukan, karena untuk membangun Kebumen perlu kebersamaan dan masukan dari berbagai pihak, termasuk para manten ini,” ujarnya.

Menurutnya, meski mereka sudah tidak lagi menjabat sebagai kepala desa. Namun keberadaan mereka tidak boleh dilupakan, tanpa ada perhatian dari pemerintah. Sebab, bagaimanapun para manten ini pernah berjasa dalam membangun desa, dan bersinergi dengan Pemda.

“Jadi ibarat kata, tidak boleh ada istilah habis manis, sepah dibuang. Bagaimana pun manten ini pernah berjasa dalam membangun desa. Membangun desa sama saja membangun kabupaten, provinsi, dan juga negara. Karena itu kesejahteraan mereka perlu diperhatikan,” terangnya.

Bentuk perhatian pemerintah kepada Bupati, salah satunya adalah pemberian jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan yang ditanggung Pemda. Kemudian, diberikan uang pesangon, serta pemberian insentif bagi kades yang wilayahnya tidak punya bengkok.

“Kalau selama ini kan kades yang tidak memiliki bengkok kan tidak ada gantinya. Nah ini harus kita pikirkan, sekarang tidak boleh ada lagi. Desa yang tidak punya bengkok, kadesnya juga harus diberikan insentif, sebagai gantinya. Ini lebih pada azas keadilan,” terangnya.

Tak hanya itu, Bupati juga menginginkan para kades yang sudah memasuki masa pensiun agar diadakan upacara pisah sambut dengan pedang pora sebagai bentuk penghormatan. Hal ini sudah dilakukan oleh Pemkab Kebumen kepada para PNS yang sudah pensiun.

Menurut Bupati, semua itu bisa dilakukan asal ada komunikasi yang baik antara para manten dengan pemerintah. “Tanpa ada komunikasi yang baik, kan kita tidak tahu apa yang menjadi kebutuhan mereka. Forum seperti menjadi bagian dari serap aspirasi mendengarkan keluhan mereka,” ucapnya.

Saban Mahdi, mantan Kades Tambakrejo, Buluspesantren memberikan apresiasi atas perhatian Bupati terhadap para mantan kades. Ia bersama yang lain merasa, di era pemerintahannya, perhatian terhadap desa dan jajaran di bawahnya luar biasa.

“Beliau begitu luar biasa perhatiannya terhadap pemerintahan desa dan jajarannya. Banyak inovasi yang telah dilalukan, di antaranya lomba desa berhadiah mobil yang digagas oleh Pak Bupati langsung. Lomba ini memotivasi kita agar lebih semangat lagi dalam bekerja,” tuturnya.

Kemudian, BPD saat ini juga mendapat insentif, serta jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, termasuk kades, perangkat desa yang lain, serta mantan kades. Jaminan ini diakui, sebelumnya belum pernah diberikan. “Tadi Bupati menyampaikan memberikan insentif bagi desa yang tidak punya bengkok, sebagai pengganti. Ini kita sambut baik,” tuturnya.

Untuk itu, ia merasa pembangunan di Kebumen dalam semua hal perlu dilanjutkan. “Saat ini pembangunan di Kebumen sudah semakin maju dan semakin meluas sampai desa-desa. Karena itu, ini harus dilanjutkan, sayang kalau berhenti hanya di periode pertama,” tandasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Di Serbu Warga, Bazar Baju Gratis RT 2 Panggulan Memeriahkan HUT Kota Depok ke 27 tahun 2026
Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati
CV Dirgantara Sejahtera Bersama Menjadi Sponsorship Kegiatan Sosial “Bekam Gratis & Bazar Baju Gratis 2026” Untuk Warga Panggulan Pengasinan Sawangan Depok
Pos Ronda RT 02 RW 05 Panggulan Pengasinan Sawangan Kompak Gelar Syukuran 1 Tahun Atas Terlaksananya Kegiatan Ronda Malam
MANAFERA Kembali dengan Semangat Sportivitas, Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Unimugo Siap Gelar Turnamen Futsal Pelajar 2026
Humanis, Letkol Eko Bedah Rumah Lansia Tidak Layak Huni di Alian
TGH Hazmi Hamzar Gabung PSI, Dongkrak Optimisme PSI NTB Hadapi Pemilu 2029
Lestarikan Budaya, Padepokan Kosgoro 57 Hadirkan Wayang Kulit di Pendopo Agung Trowulan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:01 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:59 WIB

MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:57 WIB

Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Kirim Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:36 WIB

Refleksi Harkitnas: Pendidikan Harus Melahirkan Pemimpin Berintegritas dan Berpihak kepada Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 08:10 WIB

GASS D1, Salah Satu Relawan Pendukung Wali Kota Depok Terpilih Supian Suri Gelar Family Gathering dan Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:06 WIB

Podcast “Suara Demokrasi” Resmi Diluncurkan: Bahas Isu Demokrasi Hingga Tren Viral

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:01 WIB

BLBI Rp 211 Triliun Belum Tuntas, Rio Setiawan LSM LIRA Kediri: Negara Harus Menang Melawan Pengemplang Uang Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:59 WIB

BPOM dan WHO Perbarui Kerja Sama 2026—2027, Ada Hibah Rp17 Miliar

Berita Terbaru