Jalan Sepi Dasco

- Editor

Jumat, 30 Agustus 2024 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Hariqo Wibawa Satria

Jalan sepi jarang dilalui orang, siapa yang berjalan disitu seringkali diremehkan, kurang dikenali karena jauh dari kamera dan keramaian.

Sufmi Dasco Ahmad atau Bang Dasco pernah mengalami itu, namun ia terus melangkah.

Di tengah jalan seseorang bertanya, “cita-cita pribadi Bang Dasco itu apa sebenarnya?”

Dasco menjawab, “cita-cita saya sama dengan kebanyakan orang, yaitu Prabowo Presiden.”

Zona Tidak Nyaman

Setelah salaman di kondangan, umumnya kita mengambil hidangan, lalu mencari kawan yang sepemahaman untuk bersama-sama minum dan makan, itulah zona nyaman.

Sufmi Dasco Ahmad berbeda, dia menjumpai orang-orang yang dianggap publik berseberangan.

Duduk, ngopi menikmati ketan dan gorengan. Ini zona tidak nyaman bagi orang kebanyakan.

Dasco menjumpai Jumhur Hidayat, HRS, keluarga aktivis 1998, Syahganda Nainggolan dan banyak sekali tokoh yang acap dinilai orang menimbulkan pertentangan. Ia senang sekali ketika diundang oleh Laskar Trisakti 08.

Dasco juga sering menemui para demonstran, di lapangan, menghormati aspirasi mereka, menjadikan dirinya sebagai jaminan untuk para aktivis yang ditahan.

Jauh banget sebelumnya, Bang Dasco ikut mempertemukan Pak Jokowi dan Pak Prabowo di MRT dalam rangka rekonsiliasi.

Akhirnya, persatuan Jokowi dan Prabowo dan golongan pro kepentingan nasional menjadi jalan tengah yang berhasil menang di hati masyarakat dalam Pilpres 2024.

Doa ulama kharismatik KH. Maimun Zubair yang diceritakan Gus Baha akhirnya menjadi kenyataan.

Orang yang hanya memahami kepentingan dan sejarah organisasinya, maka akan sangat mungkin memilih zona nyaman. Dia fanatik pada sejarah kecil.

Sedangkan orang yang berusaha menghayati api sejarah, UUD 45 dengan empat tujuan nasional dan internasional, maka dia akan hadir di zona yang tidak nyaman, demi persatuan.

Statistik dan data memang seringkali memperlihatkan perbedaan, namun seorang yang berjiwa statesman (negarawan) akan senantiasa melihat perbedaan sebagai sebuah kekuatan.

Terima kasih, salam Indonesia bergerak maju. Depok, Hariqo Satria. Jawa Barat, 30 Agustus 2024.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu
Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat
Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia
Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup
Meluruskan Narasi 8 Tuntutan Aksi Mahasiswa: Komitmen Penuh Pemerintahan Prabowo Menuju Indonesia Emas yang Berkeadilan dan Merakyat
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan
Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat
Wujudkan Pembangunan Adil: Prabowo Buka Jalur Raksasa Sumatra-Kalimantan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Meluruskan Narasi 8 Tuntutan Aksi Mahasiswa: Komitmen Penuh Pemerintahan Prabowo Menuju Indonesia Emas yang Berkeadilan dan Merakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Wujudkan Pembangunan Adil: Prabowo Buka Jalur Raksasa Sumatra-Kalimantan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Berbagai Capaian Keberhasilan Pemerintah Sebagai Kado Rakyat di HUT RI Ke 81

Berita Terbaru