Lebih dari 4000 Honorer Diangkat PPPK di Era Kepemimpinan Bupati Arif Sugiyanto

- Editor

Rabu, 24 Juli 2024 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel akbar PPPK bersama Bupati Kebumen.

Apel akbar PPPK bersama Bupati Kebumen.

Kebumen, Siaran Indonesia – Sebanyak 3021 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terdiri dari guru dan pegawai teknis di Pemkab Kebumen mengikuti apel akbar bersama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Pantai Pandan Kuning, Petanahan, Rabu 24 Juli 2024.

Bupati yang bertindak sebagai pembina upacara menyampaikan, kegiatan ini untuk meningkatkan sinergitas ASN, khususnya para PPPK yang sebagian besar adalah guru. Bupati meminta peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kebumen terus ditingkatkan.

“Patut disyukuri peran para guru-guru kita dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kebumen sudah sangat baik. Hal ini ditandai dengan diberikannya penghargaan Anugerah Merdeka Belajar 2024 dari Kemendikbud Ristek untuk katagori peningkatan kualitas SDM pendidikan,” ujarnya.

Baca juga: Tiga Tahun Arif-Rista Memimpin, Kebumen Sukses Raih 58 Penghargaan Nasional

Baca juga: Survei LSI, 72,4 Persen Warga Kebumen Ingin Arif-Rista Kembali Menjabat Bupati dan Wakil Bupati

Menurutnya, untuk meningkatkan kualitas pendidikan salah satunya adalah harus memperhatikan kualitas para guru. Pengangkatan PPPK adalah upaya Pemkab Kebumen dalam memperhatikan kesejahteraan para guru. Total sejauh ini, Pemkab sudah mengangkat 3021 PPPK dimana sebagian besar adalah guru.

“Memang tidak mudah untuk mengangkat ribuan guru honorer menjadi PPPK. Butuh keberanian seorang pemimpin. Dengan melihat keterbatasan APBD, kita waktu itu tetap berani memutuskan untuk memberikan kuota PPPK untuk ribuan guru. Termasuk pegawai teknis di pemerintahan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Moh Amirudin, menambahakan, pengangkatan guru honorer menjadi PPPK sudah melalui proses yang panjang. Bahkan saat itu dimulai sejak Arif Sugiyanto masih menjabat sebagai Wakil Bupati pada 2019 lalu.

“Saya ingat waktu masih di Disdik kita bersama Bupati waktu itu Pak Arif masih menjadi Wabup, kita kerap berdiskusi dengan para guru honorer untuk mencari solusi bagaimana agar mereka para guru dan pegawai honorer di pemerintahan ini bisa diangkat menjadi PPPK,” tuturnya.

“Lalu kita dalam hal ini Pemda aktif komunikasi dengan kementerian, dan Pak Bupati waktu awal menjabat berani memutuskan untuk mengangkat ribuan guru dan pegawai honorer di pemerintahan agar diangkat PPPK, tentunya melalui tahapan seleksi,” tambahnya.

Baca juga: Bupati Kebumen Borong 11 Sapi Kurban dari Bumdesma dan Petani Lokal Pakai Uang Pribadi

Menurutnya, pengangkatan PPPK di Kebumen termasuk yang paling banyak di Jateng. Pemerintah pun pada tahun ini bakal membuka pendaftaran CPNS dan PPPK sebanyak 1.150 kuota. Formasi untuk PPPK guru masih mendominasi. Amir menyebut, jika ditotal pada masa kepemimpinan Bupati Arif pegawai honorer yang diangkat PPPK ada sekitar 4000.

“Kalau jadwalnya tidak meleset, awal Agustus kita didawuhi ke KemenPANRB untuk mengambil formasi. Maka dengan begitu lebih dari 4000 PPPK diangkat di masa kepemimpinan beliau Bupati Arif Sugiyanto,” tuturnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus
Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu
STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI
HMI Cabang Kebumen Tempuh Jalur Resmi, Minta Klarifikasi Empat Dinas soal Operasional Salah Satu Tempat Karaoke
Tragedi Matinya Tapir di Mesuji: SIGER Institute Soroti Darurat Tata Kelola Lingkungan dan Lambannya Respons Otoritas Terkait
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
AMALK Berencana Dirikan Posko di Alun-Alun Kebumen Dukung Penuntasan Kasus BUMD AUKJ
Kasus BUMD AUKJ Kebumen Memanas, Penasihat Hukum Berharap Penyidik Ungkap Semua Pihak yang Terlibat

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:03 WIB

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:30 WIB

Rapat Kerja (Raker) Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah, Menguatkan Manajemen, Menuju SDM Primago yang Solid

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:25 WIB

STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:37 WIB

PT Penerbit Erlangga Bersama Primago Consulting Gelar Workshop Ruh Mudarris di Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:12 WIB

Kegiatan Capacity Building & Rapat Kerja 2026, SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Pusat Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris & Menjadi Pendidik Yang Kreatif Dalam Mengajar Bersama Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:46 WIB

Mengenal Lebih Dekat SMK Budhi Warman 2 Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 21:25 WIB

Capacity Building 2026 Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:42 WIB

Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Perluas Lekaran Mengaji, Bertekad Berantas Buta Al-Qur’an di Kota Depok

Berita Terbaru