Forum Tanah Air dan Aktifis Diaspora 5 Benua Gelar Diskusi Kemajuan Bangsa dan Negara

- Editor

Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Forum Tanah Air dan aktifis diaspora Indonesia dari 5 benua mengadakan acara Halal Bihalal, ramah tamah antara tokoh dan Diskusi mengenai politik, ekonomi, hukum, soalis maupun budaya. Acara dilaksanakan di Hotel Balairung, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, seperti Novel Baswedan, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Mantan Menteri Agama Fachrul Razi, Pakar ekonomi Ichsanuddin Noorsy serta sejumlah tokoh aktifis nasional.

Ketua Umum Forum Tanah Air (FTA) Tata Kesantra menjelaskan FTA merupakan forum diskusi, forum pikiran dimana para aktifisnya terus mencari ide, gagasan, dan pikiran alternatif untuk mencari cara bagaimana memajukan bangsa dan negara, baik dalam bidang politik, ekonomi, hukum, sosial, budaya dan bidang-bidang yang berkaitan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

“FTA memberikan wadah bagi pejuang demokrasi untuk kritis terhadap regulasi yang menghalangi demokrasi, dan kebijakan yang tidak pro rakyat,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjut Tata, FTA telah memberikan edukasi kepada masyarakat agar mengetahui hak-haknya sebagai individu maupun kelompok dalam suatu negara demokrasi, sehingga diharapkan rakyat mampu memperjuangkan hak-haknya tersebut.

Tata menyebut, FTA memiliki perwakilan dan jaringan luar negeri di 21 negara di 5 benua. Bukan hanya di luar negeri, FTA juga memiliki perwakilan dan jaringan di 38 provinsi di Indonesia.

Selain tujuan memgedukasi masyarakat tentang hak-hak konstitusional, FTA juga mengajukan gugatan Judical Review ke Mahkamah Agung terkait aturan-aturan yang membuat demokrasi sulit dan berkembang di Indonesia.

“Judical Review yang diajukan ke MK adalah tentang PT 20% dalam undang-undang Pemilu. Ketentuan tersebut sangat rawan dan terbukti menjadi sumber dari sirkuit kemelut perpolitikan di Tanah Air,” terangnya.

Selain itu, FTA juga mendiskusikan perkembangan politik global yang secara tidak langsung berdampak pada kondisi politik di Indonesia, bahkan juga berdampak pada kondisi ekonomi maupun sosial.

“FTA mengajak seluruh elemen bangsa, sahabat-sahabat seperjuangan untuk bersama-sama memikirkan dan mengeksekusi ide dan gagasan agar hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” sambungnya.

Sementara itu, Diaspora Indonesia Karina Yudo yang pernah tinggal di Singapura dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) selama beberapa tahun, dalam diskusi ini memberikan pandangan dan gagasannya terkait ekonomi dan pendidikan.

Sementara itu, Prof. Nurhayati yang mengajar di Turki selama 2 tahun, mengajar ilmu bidang sosial, politik dan hubungan internasional, memberikan pandangan tentang Turki yang saat ini menjadi negara maju.

Dalam diskusi ini, para peserta masing-masing memberikan ide dan gagasan penting yang bertujuan untuk memakmurkan kepentingan rakyat.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang
Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas
Generasi Z Junjung Keberagaman, Namun Masih Rentan Terpapar Hoaks dan Konten Kebencian
Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum
Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal
BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing
Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:59 WIB

GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WIB

Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:45 WIB

BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:08 WIB

Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

GUNTUR Sultra Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Peran Koperasi dan UMKM Kelola Sektor Strategis

Berita Terbaru