Mengenal Menu Khas Ramadhan di Belahan Nusantara

- Editor

Selasa, 26 Maret 2024 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Ramadhan, bulan yang paling ditunggu bagi umat muslim seluruh dunia, khususnya Indonesia. Selain rutinitas beribadah yang bertambah, bulan Ramadhan juga menawarkan berbagai hidangan unik dan hanya muncul selama masa puasa hingga hari raya Idul Fitri saja.

Salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu saat Ramadan yakni berburu berbagai makanan. Betapa tidak, menu makanan tersebut hanya ada ketika bulan puasa saja.

Apalagi kuliner khas Ramadan bukan hanya jajanan pasar biasa, melainkan memiliki cita rasa khusus yang sifatnya musiman.

Oleh karena itu, selain bulan puasa, kemungkinan akan sulit menjumpai kuliner-kuliner tersebut.

beberapa menu khas Ramadhan khas daerah Indonesia, di antaranya:

1. Kicak

Makanan ini terbuat dari singkong yang dikukus dan dilengkapi dengan taburan parutan kelapa di atasnya. Makanan ini hanya bisa ditemukan saat Ramadan di Pasar Sore Kauman Yogyakarta.

2. Pakat

Primadona saat Ramadan itu sering dijadikan lalapan oleh warga khas Mandailing, kota Medan. Makanan yang satu ini terbuat dari rotan muda yang dibakar di atas tungku, dikuliti, lalu diambil bagian dalamnya. Pakat umumnya disajikan dengan nasi sebagai lalapan serta bumbu halus agar semakin nikmat.

3. Bongko Kopyor

Nama Bongko Kopyor sendiri sejatinya merupakan kepanjangan dari bubur nangka dan kelapa kopyor. Menu ini khas dari Gresik yang terbuat dari potongan roti tawar, serutan kelapa muda, pisang, nangka, bubur mutiara dan siraman santan yang dikukus, tampilan dari Bongko Kopyor ini sepintas mirip dengan bubur sumsum.

4. Gulai Siput/Lengkitang

Hidangan gulai siput sendiri merupakan hidangan khas daerah Riau yang banyak disajikan sebagai salah satu menu berbuka puasa. Siput banyak dijual di pasar-pasar tradisional di daerah ini sebagai bahan utama berbagai makanan termasuk gulai siput ini. Masakan gulai siput ini mirip seperti gulai pada umumnya, yang membedakan adalah citarasa kaldu dan daging siput yang khas.

5. Sate Susu

Sate unik yang sangat disukai oleh para muslim di Bali ini adalah sate susu. Sesuai namanya sate susu ini bahan dasarnya adalah puting-puting susu sapi. Bagian susu sapi dipotong-potong berbentuk dadu kemudian direbus lalu dibumbui. Unik ya, SohIB.

6. Es Timun Serut

Minuman asal khas Aceh, mereka menyebutnya ie boh timon. Minuman ini banyak tersaji di bulan puasa sebagai menu pembuka puasa. Untuk menambah rasa segarnya, serutan timun segar ditambah air matang dan selasih serta sedikit air jeruk nipis akan memperkuat kesegaran rasanya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Dari Polemik ke Pemahaman: Zakat dan Lumbung Ekonomi Umat
Menggugat “Reciprocity”: Menjaga Nafas UMKM di Tengah Hegemoni Perjanjian Dagang AS-RI 2026
Puasa, Tirakat, dan Disiplin Elite: Jalan Sunyi Menuju Indonesia Maju
Smelter Menyala, Rakyat Terabaikan
Refleksi Nishfu Sya’ban, dari Ramainya Malam Menuju Ramainya Ketaatan Harian
Pemimpin Daerah adalah Penjaga Harapan Rakyat
Baterai Karawang: Fondasi Kedaulatan Energi Nasional
Rasio Pajak, Utang, Proyek Industrialisasi, dan Demokrasi Kita

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:48 WIB

Tim Peduli Salurkan Bantuan untuk Palestina di Tengah Eskalasi Konflik Timteng

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:50 WIB

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:48 WIB

Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis

Senin, 2 Maret 2026 - 10:39 WIB

LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:38 WIB

Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:16 WIB

Polres Kebumen dan PWRI Kebumen Bagikan 1.000 Paket Takjil di Alun-Alun Pancasila

Berita Terbaru