Manfaat Puasa Dan Tips Aman Puasa Bagi Penderita Asam Lambung

- Editor

Selasa, 26 Maret 2024 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com- Berpuasa ternyata membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. Berpuasa salah satunya bisa menjadi terapi alami untuk mengurangi masalah dalam organ lambung, karena itu penderita asam lambung tidak perlu takut untuk menjalankan ibadah puasa, justru dengan berpuasa kesehatan lambung akan semakin membaik, karena puasa dapat meringankan sekresi asam lambung sehingga kemunculan luka dan dinding lambung bisa berkurang.

Dengan kata lain, untuk penderita asam lambung akan mendapatkan benefit kesehatan maksimal bila berpuasa.

Menurut anjuran Dokter Renaldi yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam mengatakan, “puasa bagi penderita asam lambung itu aman, berpuasa justru membuat asam lambung berkurang karena organ pencernaan tersebut akan beristirahat tanpa diisi makanan”.

Kalau saya berpuasa nanti gimana asam lambung saya terutama punya asam lambung, nah dengan kita berniat di malam hari, otak kita sudah memprogram lambung kita untuk beristirahat, otomatis pada waktu berpuasa, asam lambung itu akan berkurang jadi akan lebih mudah kondisi-kondisi pasien yang punya gangguan asam lambung ketika berpuasa, akan lebih sembuh biasanya.

Nah apalagi yang berikutnya terjadi ketika kita berpuasa kita itu mengandalkan metabolisme glukoneogenesis, jadi ada pembakaran lemak maupun protein untuk menjadi sumber cadangan energi lain selain karbohidrat, karena kan kita tidak ada pemasukan makanan sehari-hari, karena banyak penelitian juga ternyata sebelum dan sesudah berpuasa, ditimbang berat badannya nah kebanyakan justru berat badannya itu justru bertambah.

Nah disinyalir itu karena ketika dia sahur ataupun berbuka, itu makanan yang kandungan lemaknya tinggi, mereka konsumsi akibatnya ya berat badan naik, jadi disarankan kita makan seperti biasa, justru dengan berpuasa itu berbagai penyakit apalagi asam lambung, malah bisa diperbaiki dan daya tahan tubuh juga dikatakan dari penelitian-penelitian, itu mengalami perbaikan agar tetap nyaman saat berpuasa, pengidap penyakit lambung bisa mengikuti tips berikut ini.

1 : tidak melewatkan makan sahur, hindari melewatkan waktu sahur karena dapat memperparah asam lambung di siang hari, perut kosong selama seharian bisa membuat asam lambung naik terlebih jika kamu tidak makan sahur, selain itu pilih menu sahur yang kaya serat karena lebih lama dicerna, sehingga asam lambung tidak mudah naik.

2 : tidak menunda waktu berbuka puasa, selanjutnya segera berbuka bila waktunya tiba jangan menunda dan membiarkan perut kosong lebih lama, karena perut butuh waktu untuk mencerna makanan, agar asam lambung yang diproduksi bisa digunakan untuk memecah makanan yang masuk ke tubuh.

3 : makan secara perlahan, mengidap asam lambung sebaiknya makan makanan secara perlahan dan tidak buru-buru, kunyah makanan dengan baik agar memudahkan lambung untuk mencerna makanan tersebut.

4 : makan dengan porsi kecil, apabila kamu langsung makan dengan porsi banyak, maka hal ini merangsang naiknya asam lambung sama halnya dengan makan sahur, makanlah secukupnya dengan porsi yang wajar.

5 : Hindari makanan dan minuman pemicu asam lambung naik, beberapa makanan akan merangsang kenaikan asam lambung sehingga perlu dihindari, seperti minuman bersoda,makanan pedas,makanan berlemak tinggi,makanan dan minuman berkafein, misalnya coklat,kopi,dan teh serta,makanan asam, karena itu sebaiknya makanan tersebut dihindari.

6 : tidak langsung tidur setelah makan, sebaiknya kamu tidak langsung tidur setelah makan, idealnya kamu harus menunggu sekitar tiga jam setelah makan bila ingin kembali tidur, tidur setelah makan hanya akan membuat gangguan asam lambung memburuk, dan perut terasa tidak nyaman.

Demikian penjelasan mengenai manfaat puasa, serta cara berpuasa yang aman bagi penderita asam lambung, stay safe and healthy sampai jumpa.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi
Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan
BIAS CELIOS DAN KINERJA BAHLIL: Anatomi Metodologis Sebuah Kesimpulan yang Dikemas Sebagai Sains
Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional
DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?
Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu
Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat
Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB