Berobat Tanpa Biaya, ASN Kebumen Rasakan Manfaat JKN

- Editor

Sabtu, 20 Januari 2024 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sugeng (49) adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kebumen yang juga merupakan peserta JKN

Sugeng (49) adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kebumen yang juga merupakan peserta JKN

Kebumen, Siaran Indonesia – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan dinilai membawa banyak manfaat bagi masyarakat.

Kini, akses masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak semakin terbuka lebar. Alhasil, semua lapisan masyarakat kini dapat berobat tanpa perlu khawatir biaya.

Sugeng (49) adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kebumen yang juga merupakan peserta JKN – mengungkapkan bahwa kehadiran program JKN sangat membantu dan memudahkan dirinya dan keluarganya untuk pengobatan di fasilitas kesehatan.

Sugeng yang telah menjadi peserta Program JKN sejak tahun 2008 ini mengaku merasakan manfaat menjadi peserta JKN. Setiap kali dirinya dan keluarganya membutuhkan pelayanan kesehatan, selama ini selalu mengandalkan JKN.

“Tidak hanya sekali dua kali tapi sudah berkali-kali menggunakan kartu JKN untuk berobat. Saya ingat sakit yang paling parah adalah sewaktu saya kena tipes, karena dirawat inap selama lebih dari seminggu di rumah sakit,” cerita Sugeng, ditemui di rumahnya, Jumat 19 Januari 2024.

Bukan hanya itu saja, Sugeng juga pernah dirawat di Rumah Sakit Permata Medika lantaran ia penyakit maag kronis yang dideritanya. Terakhir ia memanfaatkan JKN untuk berobat di Poli Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) Rumah Sakit Soedirman Kebumen. Ia sempat mengalami kehilangan pendengaran.

“Sempat panik karena merasa ada yang tidak beres dengan telinga saya. Setelah periksa di puskesmas, dokter puskesmas pun kemudian merujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.

Kini, kondisi telinganya pun kian membaik dan tidak keluhan lagi. Ayah tiga anak ini mengaku, selama memanfaatkan JKN, ia tidak pernah sekalipun dibebankan biaya. Ia menyadari saat ini biaya pelayanan kesehatan tidaklah murah. Oleh karenanya ia sangat bersyukur, dirinya dan keluarganya telah terdaftar sebagai Peserta JKN.

“Program JKN ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga. Kami bisa berobat dengan baik tanpa perlu khawatir masalah biaya Selama ini juga belum pernah mengeluarkan biaya kalau berobat pakai kartu JKN, semuanya tanpa biaya alias gratis,” jelasnya.

Sugeng pun tidak segan untuk memuji pelayanan yang diberikan dengan memanfaatkan JKN. Bukan tanpa sebab ia memuji pelayanan JKN. Setiap kali berobat menggunakan JKN, pelayanannya sangat memuaskan. Petugas di rumah sakit ataupun puskesmas melayaninya dengan sigap dan ramah.

“Saya ingat waktu dirawat di rumah sakit kala itu, saya ditangani dengan cepat tanpa tunggu-tunggu nanti. Dokter yang memeriksa juga sangat informatif dan memberikan penjelasan yang cukup mudah saya mengerti,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan selama ini bukan hanya dirinya, istri dan anak-anaknya pun setiap kali berobat, rutin menggunakan JKN. Meskipun sampai saat ini belum pernah menderita penyakit parah yang harus dirawat inap di rumah sakit. Sugeng mengaku sangat bersyukur dengan adanya Program JKN.

“Alhamdulillah anak istri selama ini hanya sakit ringan saja. Meskpinu begitu, saya sudah tenang karena keluarga terdaftar JKN. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi terutama masalah biaya pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Atas dasar pengalaman yang ia rasakan, ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyepelekan masalah jaminan kesehatan. Menurutnya, sakit tidak ada yang dapat memprediksi kapan akan terjadi.

Oleh karenanya sangat penting menyiapkan jaminan kesehatan apabila sewaktu-waktu membutuhkan biaya pelayanan kesehatan. Ia juga merekomendasikan Program JKN sebagai jaminan kesehatan yang berkualitas dan dapat diandalkan.

“Masih ada pandangan masyarakat yang keliru yakni mengurus JKN itu nanti-nanti saja. Padahal kalau sudah sakit, akan repot pastinya. Baiknya sudah bisa dipersiapkan mulai dari saat ini juga,” pesan Sugeng.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru