Meski Tak Bisa Diobati Namun Stunting Bisa Dicegah Dengan Sasaran Yang Tepat Bagi Warga Desa Nagrak

- Editor

Jumat, 20 Oktober 2023 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com-Cuaca sungguh sangat panas menyengat, namun tidak menjadi penghalang bagi warga Desa Nagrak Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat untuk hadir ke Aula Desa Nagrak Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Berbondong-bondong mereka datang, tua maupun muda semua pada datang ingin mengikuti kegiatan yang diadakan oleh BKKBN di Aula desa Nagrak dengan mengendarai sepeda motor berboncengan, sendirian maupun naik angkutan umum, ramai padat warga berdatangan kurang lebih sekitar 250 orang.

Karena adanya Kegiatan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja H. Anton Sukartono Suratto, M.Si sekaligus sebagai Anggota Komisi I DPR RI.

Acara yang diselenggarakan dengan singkat & padat namun penuh makna bagi kehidupan sehari-hari kita. Acara pun makin seru gemuruh suara peserta yang dibikin tertawa oleh H. Anton Sukartono Suratto dengan kuis-kuis berhadiahnya juga para pemateri.

Ditambah menarik lagi acara tersebut dengan adanya pertanyaan yang berhadiah uang sebesar Rp 200.000,- oleh H. Anton Sukartono Suratto. Peserta pun berebut mengangkat tangan untuk terpilih agar bisa menjawab pertanyaan berhadiah tersebut khususnya kaum hawa alias ibu-ibu.

Sungguh luar biasa sukses acara hari ini, dengan mengusung tema “Sosialisasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana”.

Sehingga menambah pengetahuan, wawasan serta edukasi bagi para remaja putra & putri jika ingin melakukan pernikahan.

Ibu yanti salah satu peserta yang mengikuti acara tersebut mengatakan pada awak media “Saya sangat senang sekali bisa mengikuti acara ini, selain dapat doorprize & uang, saya juga dapat ilmu pengetahuan yang sangat berharga sekali dalam kehidupan saya pribadi khususnya.

Jadi saya bisa mengetahui langkah-langkah apa saja yang harus saya ambil sebelum terjadi pernikahan untuk anak-anak saya kelak, agar anak-anak saya bisa mendapatkan keturunan yang sehat dan terhindar dari gejala stunting yang tadi dipaparkan oleh Bapak Dr. Dadi & Ibu Fara Fauzia. Mengingat bahaya stunting bagi generasi keturunan kita.

Setidaknya saya mengetahui cara-cara untuk pencegahan dari penyakit stunting bagi anak cucu saya nanti. Istilah pepatah mengatakan Lebih baik mencegah daripada mengobati”. Ujarnya.

Diawal acara di isi dengan sambutan-sambutan diantaranya adalah sambutan dari Tuan Rumah yakni Bapak Agus selaku Kades Nagrak, lalu Ketua Srikandi Demokrat Provinsi Jawa Barat Ibu Hj. Zuana Corna Gumanti, SH, MH. Lalu sambutan berikutnya oleh Mitra Kerja BKKBN yakni Anggota Komisi I DPR RI H. Anton Sukartono Suratto, M.Si. Berikutnya sambutan oleh BKKBN Pusat yakni Plt. Direktur Komunitas, Informasi dan Edukasi (KIE) Bapak Dr. Dadi Ahmad Roswandi, S. Si,. M. Si Dan sambutan terakhir oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat yakni Pengembang Teknologi Pembelajaran, UPT Balai Diklat KKB Bogor Ibu Fara Fauzia Nurjehan, S. Psi.

Acara berlanjut pada pemateri dan Acara semakin meriah dengan doorprize-doorprize yang diberikan kepada peserta yang beruntung.

Dengan bermacam Hadiah yang diberikan yakni, Setrikaan unit bagi peserta yang mengajukan pertanyaan kepada pemateri, Maxikom, Kompor Gas 2 tungku, TV LCD serta hadiah utamanya adalah 1 unit sepeda gunung.

Ibu Hj. Zuana Corna Gumanti, SH,. MH, mengatakan pada Awak Media bahwa “Kegiatan hari ini Mengadakan Sosialisasi Masalah Stunting kepada Warga Desa Nagrak, Alhamdulillah acaranya berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan kita semua. Stunting Memang kalau untuk diobati sudah tidak bisa, akan tetapi bagaimana caranya agar yang terdampak stunting tersebut bisa kita bantu dengan maksimal dan kedepannya bisa kita cegah.

Pernikahan dibawa umur pun itu bisa menimbulkan stunting, jika pria & wanita nya tidak bisa menjaga pola hidup sehat serta mengkonsumsi makanan yang bergizi & berprotein, dan juga pernikahan dibawa umur itu secara emosional serta pemikiran masih sangat labil sekali alias mudah terbawa emosi.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru