Sosialisasi Empat Pilar, Senator Zainal Arifin Ajak Masyarakat Melek Digital dan Bijak Bermedia Sosial

- Editor

Jumat, 21 Juli 2023 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Zainal Arifin saat menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar di Desa Muara Pedohon, Kec. Tabang, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada Jumat 21 Juli 2023.

Anggota DPD RI Zainal Arifin saat menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar di Desa Muara Pedohon, Kec. Tabang, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada Jumat 21 Juli 2023.

Siaran Indonesia.com – Anggota DPD dari perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) Zainal Arifin A.md, Kep mengajak kepada generasi muda di Kalimantan Timur untuk melek digital dan bijak dalam bermedia sosial. Pasalnya di era keterbukaan informasi saat ini, terkadang penyampaian publik tidak terkendali.

Namun, menurutnya untuk bisa melek digital dan bijak dalam bermedia sosial bukan perkara yang mudah. Sebab,dibutuhkan setidaknya pengetahuan dan ‘kemampuan’ untuk dapat “menyaring” kebenaran dari banyaknya informasi yang beredar.

“Mengapa saya bilang begitu karena menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJJI), penetrasi internet di Indonesia pada tahun 2023 sudah mencapai 78,19 persen. Artinya pengguna internet Indonesia sudah menembus angka 215.626.156 jiwa dari total populasi yang sebesar 275.773.901 jiwa,” ujar Zainal.

Ia menyampaikan hal itu di depan para Pemuda-Pemudi Desa Muara Pedohon, saat menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar di Desa Muara Pedohon, Kec. Tabang, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada Jumat 21 Juli 2023.

Lebih lanjut, Zainal mengatakan, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia per Januari 2023 sebanyak 167 juta orang, yang setara dengan 60,4 persen dari populasi dalam negeri. Ini menandakan setiap hari masyarakat Indonesia kian melek digital.

“Hanya saja kalau ini tidak dibarengi dengan pengetahuan dan kesadaran kita, maka dari sekian banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan digital medsos bisa jadi tidak bersikap bijak. Ini yang perlu kita tekankan, mengenai dampak yang ditimbulkan,” ucapnya.

Dengan sosialisasi empat pilar ini, menurutnya ada korelasinya dimana pada Sila ketiga dari Pancasila diajarkan untuk menjaga persatuan. Menurut Zainal jika masyarakat tidak bisa bersikap bijak dalam mengelola digital, maka akan timbul perpecahan. Terlebih di tahun politik sekarang ini.

“Memang benar-benar dibutuhkan kesadaran yang tinggi dalam menggunakan media sosial. Jangan karena perbedaan politik, atau pendapat suatu hal, kita terus menerus bertengkar, mencaci, dan menghina satu sama lain. Padahal falsafah dasar kita Pancasila mengajarkan persatuan,” ucapnya.

Tokoh Adat Dayak ini terus mengajak masyarakat untuk mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi. Selain itu, ia juga meminta masyarakat agar bisa menggunakan digital medsos untuk kegiatan positif.

“Misalnya kita gunakan untuk memasarkan produk kita, membuat konten-konten yang kreatif, inovastif yang bisa menginspirasi banyak orang. Jadi kita harusnya membanjiri media sosial dengan konten-konten yang mendidik, jangan konten-konten yang menimbulkan perpecahan,” ucapnya.

Ia menuturkan, Indonesia terdiri dari masyarakat yang beragam. Dengan adanya perbedaan itu harusnya menjadikan Indonesia semakin kuat, bukan malah menjadi alasan untuk bercerai berai.

Menurutnya inilah inti dari kegiatan sosialisasi empat pilar, dengan terus mengajak masyarakat untuk memiliki dan menjaga jiwa nasionalisme dan patritotisme sesuai dengan pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

BLBI Rp 211 Triliun Belum Tuntas, Rio Setiawan LSM LIRA Kediri: Negara Harus Menang Melawan Pengemplang Uang Rakyat
BPOM dan WHO Perbarui Kerja Sama 2026—2027, Ada Hibah Rp17 Miliar
DPD Tani Merdeka Muna Resmi Dilantik, Siap Majukan Pertanian
Kendaraan Plat Merah yang Parkir Sembarangan di Depan Halte BKN Cililitan, Jakarta Timur, Diduga Picu Kecelakaan Lalu Lintas
Training Raya LK II & LKK HMI Cabang Kota Bogor 2026 Resmi Ditutup, Perkuat Arah Kaderisasi dan Kepemimpinan Pemuda
UP PKB Cilincing Hadirkan Pelayanan Humanis dan Modern, Adji Kusambarto: Masyarakat Harus Merasa Nyaman
Kejati Sumsel Selamatkan Rp1,2 Triliun Uang Negara, 3 Tersangka Baru Korupsi KUR Ditetapkan
BPOM -BGN Sinergi Perkuat Pengawasan Keamanan Program MBG

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Hardiknas 2026: Menghidupkan Kembali Ruh Pendidikan, Mengingat Peran Jamiat Kheir dalam Sejarah Bangsa

Kamis, 30 April 2026 - 15:32 WIB

Realitas yang Bernapas: Sebuah Pengantar untuk Memahami Teori Realitas Terintegrasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:08 WIB

Luka, Kekuasaan, dan Warisan Khamenei Dalam Membaca Dunia Hari Ini

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:08 WIB

Dari Polemik ke Pemahaman: Zakat dan Lumbung Ekonomi Umat

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:16 WIB

Menggugat “Reciprocity”: Menjaga Nafas UMKM di Tengah Hegemoni Perjanjian Dagang AS-RI 2026

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:10 WIB

Puasa, Tirakat, dan Disiplin Elite: Jalan Sunyi Menuju Indonesia Maju

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:27 WIB

Smelter Menyala, Rakyat Terabaikan

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:22 WIB

Refleksi Nishfu Sya’ban, dari Ramainya Malam Menuju Ramainya Ketaatan Harian

Berita Terbaru

Nasional

DPD Tani Merdeka Muna Resmi Dilantik, Siap Majukan Pertanian

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:13 WIB