Sukimah: Usaha Daur Ulang Ada Berkah di Balik Sampah

- Editor

Kamis, 6 Oktober 2022 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Siapa bilang sampah hanya sumber masalah? Di tangan Sukimah, sampah justru mendatangkan rejeki yang berlimpah. Wanita paruhbaya yang tinggal di Desa Tanak Beak, Kec. Batukliang Utara, Kab. Lombok Tengah itu telah membuktikan, sampah plastik yang banyak berserakan bisa diolah menjadi benda berharga dan bernilai tinggi. Berkat kreativitas dan ketekunan dari ibu dua orang anak ini, sampah bisa diolah menjadi sumber pendapatan.

Munculnya ide kreatif ini dilatarbelakangi oleh keinginan Sukimah untuk membantu perekonomian keluarganya, Pendapatan yang diperoleh suaminya jauh dari cukup untuk bisa hidup layak. Suaminya hanya kuli bangunan yang bekerja di Bali. Hanya sebulan sekali dia berkumpul dengan keluarganya.

Dari kondisi tersebut, Sukimah tidak tinggal diam. Dia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang produktif yang bisa menambah pendapatan keluarganya. Akhirnya timbul pemikirannya untuk membuat usaha kecil-kecilan dengan memanfaatkan sampah plastik yang banyak berserakan.

Mulailah Sukimah mengumpulkan sampah-sampah tersebut untuk kemudian dibersihkan dan dirapikan. Dengan menggunakan peralatan seadanya, mulailah Sukimah berkreasi dengan membuat beberapa produk seperti tas, bantal, gantungan kunci, dan beberapa produk menarik lainnya. Beberapa kali dia melakukan percobaan hingga menemukan produk yang menarik dan sesuai dengan keinginan. Dan yang terpenting, bagaimana agar produk yang dihasilkan itu bisa laku dijual.

Terkait pemasaran, Sukimah mendorong suaminya untuk ikut membantu. Dia melihat bahwa keberadaan suaminya di Pulau Dewata sebagai daerah tujuan wisata, merupakan peluang untuk memasarkan kerajinan tersebut. Bagaimanapun, usaha kerajinan ini sangat dekat dengan bidang pariwisata. Bahkan para wisatawan asing sangat suka dengan produk-produk daur ulang yang ramah lingkungan.

Perkiraan Sukimah benar, dimana hasil karyanya banyak diminati oleh wisatawan yang datang ke Bali, baik wisatawan lokal maupun manca negara. Berbagai produk yang dia buat dari limbah yang tak berharga, bisa dijual dengan kisaran harga Rp 75 ribu hingga Rp 200 ribu.

Namun di tengah usahanya yang semakin maju, Sukimah terkendala permodalan. Timbul keinginannya untuk meminjam modal, agar produksinya lebih banyak. Tapi kemana dia harus meminjam? Dia tak tau caranya dan juga siapa yang percaya? Karena itu, keinginan tersebut hanya dia pendam sambil terus berdoa untuk kemajuan usahanya. Ternyata Tuhan mendengarkan doanya. Tanpa diduga, Sukimah mendapat tawaran untuk bergabung dengan kelompok PNM Mekaar Cabang Batukliang Utara.

Melalui kelompok tersebut dia mendapat pinjaman sebesar Rp 2 juta. Mungkin bagi orang lain uang sebesar itu tak terlalu berharga, namun bagi Sukiman pinjaman sangat membantu yang menjadi awal dari kemajuan usahanya.

Berkat dukungan Mekaar, usahanya terus berkembang Pemasarannya pun semakin luas dengan volume semakin besar. Bahkan hasil kerajinannya kini sudah dipasarkan hingga ke Jepang. Dan yang paling penting, kondisi keluarganya juga semakin sejahtera. (AAJ/Dea Destari)

Komentar Facebook

Berita Terkait

UMKM Tertekan Harga Global, ABDSI Desak Intervensi Cepat dan Terukur
Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Investasi Emas Digital di Indonesia
Didukung 5 Bank, Kimia Farma Apotek Restrukturisasi Keuangan
Industri Migas Hadapi Tantangan Aset Menua, Kecerdasan Buatan Jadi Solusinya
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat
Pegadaian Ajak Investasi Aman di Era Digital dengan Tabungan Emas
Bupati, PDAM dan BPR BKK Kebumen Terima Penghargaan Dalam Ajang Best Human Capital Awards 2025
Pegadaian Media Awards Kembali Hadir, Siap-Siap Rebut Total Hadiah Ratusan Gram Emas!

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:51 WIB

Taruna Ikrar Kepala BPOM Terima Award dari GP Farmasi Indonesia: Anugerah Kepemimpinan Visioner Pengawasan Obat dan Makanan 2026

Rabu, 15 April 2026 - 19:07 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara

Rabu, 15 April 2026 - 12:07 WIB

Halal Bi Halal Yayasan Amal Insani Perkuat Silaturahmi Alumni HMI Yogyakarta

Selasa, 14 April 2026 - 20:41 WIB

Bimbel Primago Bimbel Masuk Pesantren Gontor Terbaik & No 1 di Indonesia

Selasa, 14 April 2026 - 20:25 WIB

Bimbingan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek: Primago Bimbel Masuk Gontor Profesional, Berkualitas, dan 100% Lulus Masuk Gontor

Selasa, 14 April 2026 - 08:02 WIB

BPOM dan GPFI Sinergi Kendalikan Harga Obat di Tengah Tekanan Geopolitik Global

Senin, 13 April 2026 - 13:10 WIB

IKASIA Gelar Halal Bihalal Lintas Generasi di Istiqlal, Perkuat Jejaring Alumni Tunisia

Sabtu, 11 April 2026 - 14:48 WIB

Satu Abad Gontor: Forbis IKPM Gontor Siapkan National Economic Summit & Expo 2026

Berita Terbaru