Usulan Pengaturan Jam Kerja Di Jakarta Dinilai ‘Efektif’ Atasi Kemacetan, ‘Patut Dijalankan’

- Editor

Senin, 25 Juli 2022 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Latif Usman memberi usulan pengaturan jam kerja perkantoran di DKI Jakarta sebagai solusi dalam mengatasi kemacetan serta kepadatan kendaraan di saat jam sibuk.

Ia menuturkan, pihaknya telah melakukan kajian untuk mengurai kepadatan kendaraan di DKI Jakarta yang akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.

“Kita koordinasikan dengan instansi terkait mudah-mudahan ini bisa mengurangi kepadatan di jam 06.00 sampai jam 09.00 saja. Tapi pergerakan kendaraan menyebar dan tetap terjadi kelancaran,” Tambahnya.

Kombes Latif mencontohkan, misalnya karyawan masuk pada jam 07.00 maka waktu pulang jam 14.00 WIB, demikian jika karyawan masuk kantor pada jam 08.00 maka pulang pada jam 15.00, jadi tidak pulang serentak secara bersamaan.

“Pulangnya juga demikian kan mereka ada ketentuan 8 jam kerja, nah sehingga mereka pun pulang tidak bersama-sama. Sekarang kan dari jam 16.00 WIB sampai jam 20.00 ini terjadi kepadatan kendaraan yang luar biasa,” tuturnya.

Dalam hal ini, Muhamad Suparjo SM selaku Koordinator Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI) menanggapi agenda Positif dari Dirlantas PMJ terkait pengaturan jam kerja masyarakat.

Menurutnya usulan dari Dirlantas PMJ dalam hal ini Kombes. Pol. Latif Usman sangat epektif untuk diaplikasikan di Jakarta.

“Usulan dari Dirlantas PMJ terkait pengaturan jam kerja perkantoran adalah ide yang positif untuk mengurai kemacetan serta kepadatan kendaraan yang sulit dikendalikan di Jakarta ini, mengingat hal ini (Kemacetan) bagian dari masalah utama di Jakarta”, Ungkap Suparjo kepada awak media (25/07).

Ia menambahkan bahwasanya secara teknis untuk pengaturan jam kerjanya sangat sederhana, seperti halnya kloter sehingga tidak terjadi keberangkatan dan pulang kerja yang bersamaan sehingga terjadi kepadatan kendaraan di beberapa titik wilayah langganan macet.

“Ini kan positif dan sederhana ya, hanya perubahan jam saja. Yang masuk kerja jam 07.00 pulangnya jam 14.00, terus jam 08.00 pulangnya jam 15.00 dan seterusnya. Jadi dengan begitu ada jarak per 1 jam tiap kloternya. Tapi tetap harus dikaji dengan instansi terkait karena melibatkan para pekerja”, tuturnya.

“Yang jelas kami dukung ide dari Dirlantas PMJ atas usulannya, ya karena kami pun merasakan pusingnya kena macet di Jakarta ini, pergi kerja macet pulang kerjanya pun macet. Semoga usulannya cepat direalisasikan”, tutup Suparjo kepada awak media.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Puncak HSN 2026 Kota Depok akan Hadirkan Gus Kautsar
Negara di Bawah Kuasa Algoritma: Merebut Kembali Kualitas Ruang Publik
Tiket Murah Angke Disorot, kadis DKI Turun Tangan
Tani Merdeka Sultra Dukung Perbaikan Tata Kelola MBG, Minta Dana Tepat Sasaran
SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Diperkuat, KPBU Jadi Motor Pembiayaan Infrastruktur
Tiket Muara Angke Dipertanyakan, Kursi Kosong di Kapal Dishub Buka Tanda Tanya
Polemik Tiket Muara Angke, Wakadishub DKI Ujang Harmawan Buka Suara, Kepala UPAP Afandi Nofrizal Masih Bungkam

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Asep Wahyuwijaya Soroti Peran Elite dan Warga dalam Menjaga Demokrasi

Jumat, 25 September 2026 - 17:00 WIB

UHO Gandeng DKPP RI Bahas Etika Kepemiluan Era AI di Live Class Vol. 2

Rabu, 23 September 2026 - 14:50 WIB

Ketua Tani Merdeka Muna Serap Aspirasi Petani, Irigasi dan Jalan Usaha Tani Jadi Prioritas

Senin, 21 September 2026 - 19:47 WIB

Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik

Rabu, 16 September 2026 - 17:27 WIB

Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu

Rabu, 2 September 2026 - 19:38 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga di PTUN Jayapura

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Pimpin DPC PERADI Kebumen 2026–2031, Anita Nosa: Yang Baik Dilanjutkan, Yang Belum Ada Diadakan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Arwani Thomafi: Lima Mutiara Menjadi Pedoman Berkhidmah untuk Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru

Nasional

Puncak HSN 2026 Kota Depok akan Hadirkan Gus Kautsar

Senin, 5 Okt 2026 - 13:40 WIB

Nasional

Tiket Murah Angke Disorot, kadis DKI Turun Tangan

Senin, 5 Okt 2026 - 10:19 WIB