Fajar Supriadi Gojlok 5957 Kader dan Penyuluh KB dari 627 Kecamatan se-Jawa Barat tentang Pengisian KKA

- Editor

Rabu, 27 Maret 2024 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Dalam rangka menggojlok dan menggembleng 5957 Kader dan Penyuluh KB dari 627 Kecamatan se-Jawa Barat, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa membuka secara resmi kegiatan Orientasi Kartu Kembang Anak (KKA) Tingkat Provinsi dan Kelas Orang Tua Hebat Jawa Barat Tahun 2024, yang dilaksanakan secara hybrid dari Clove Garden Hotel, Rabu, (27/03/2024).

Pada kegiatan yang melibatkan 627 kecamatan dengan jumlah peserta 5.957 orang kader dan Penyuluh KB dari seluruh kabupaten kota se-Jawa Barat, Fazar menyampaikan bahwa sosialisasi pengisian Kartu Kembang Anak (KKA) di kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) memiliki peran strategis dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Khususnya untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan anggota keluarga mengenai pentingnya pengasuhan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang dipantau melalui KKA,” ucap Fazar.

Saat ini tercatat di Jawa Barat jumlah kelompok BKB berdasarkan SIGA sebanyak 14.059 kelompok. Dari total data tersebut, Keluarga yang aktif hadir pertemuan tercatat sebanyak 142.088 dari 327.812 keluarga anggota BKB atau hanya 43,34%. Sementara itu penggunaan KKA oleh kader tercatat sebanyak 129.972 keluarga atau sekitar 39,64%.

“Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa kita masih memiliki pekerjaan rumah untuk terus menyosialisasikan penggunaan KKA di kelompok BKB di seluruh wilayah Jawa Barat,” imbuh Fazar.

“Di sisi lain, bisa saja kader mau mencatat tapi barangnya tidak ada. Karena pasca refocusing, anggaran untuk cetak tentu terbatas. Jika kedepan ada peluang untuk menambah logistik cetak KKA, akan kami optimalkan,” tambahnya.

Karenanya, pada kegiatan orientasi kali ini juga diberikan tambahan materi dari pakar tumbuh kembang anak, dr. Viramita Kusnandi Rusmil, denga materi bertajuk “Cegah Stunting, Yuk Pantau Tumbuh Kembang Anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan”.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi kerja bersama untuk mengoptimalkan kelompok BKB di Jawa Barat dapat mendukung optimalisasi penggunaan KKA sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting yang rapornya bisa dievaluasi pada akhir tahun 2024.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru