Rakerda Bangga Kencana Jabar Hasilkan 7 Keputusan, Ini Dia Isinya

- Editor

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Barat 2024 yang berlangsung pada 28-29 Februari 2024 di Harris Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung berjalan sukses. Dihelat secara daring dan luring, kegiatan diikuti seluruh mitra dan lintas sektor Bangga Kencana dan Percepatan Stunting se-Jawa Barat.

Turut hadir dan memberikan sambutan antara lain Deputi Bidang Advokasi Penggerakkan dan Informasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sukaryo Teguh Santoso dan Pelaksana Harian (Plh) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jabar Dodo Suhendar. Pada hajat tahunan ini, para kepala dinas kabupaten dan kota bersama-sama dengan Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Fazar Supriadi Sentosa menyepakati tujuh poin sebagai pedoman pelaksanaan program Bangga Kencana sepanjang 2024.

Berikut ini tujuh poin kesepatan hasil Rakerda Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Jawa Barat:

Pertama, melanjutkan kolaborasi lintas sektor, penguatan komitmen bersama, dan peningkatan sinergitas dalam menetapkan kebijakan dan strategi dalam upaya akselerasi upaya penurunan prevalensi stunting dari 20,2 persen menjadi 14 persen pada 2024. Kedua, BKKBN dan 27 organisasi perangkat daerah (OPD) Bangga Kencana Kabupaten/Kota menyepakati target-target yang menjadi indikator kinerja utama 2024.

Ketiga, berkontribusi dalam upaya peningkatan layanan penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk pemberian bantuan pangan tahun 2024 dengan melakukan verifikasi penerima manfaat yang sesuai dengan data KRS yang menjadi data dasar pada kegiatan penyaluran bantuan pangan stunting. Keempat, akselerasi pencapaian target indikator intervensi sensitif 2024.

Kelima, mengoptimalkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) penyuluh keluarga berencana (PKB) dan petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) dengan mengacu pada Surat Edaran Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Nomor 02/BL.01/J1/2024 Tentang “Pencatatan dan Pelaporan Kinerja ASN PKB dan PLKB Melalui Aplikasi Siga”. Di mana capaian cakupan SIGA digunakan sebagai penilaian kinerja bulanan PKB dan PLKB ASN. Sanksi akan diberikan kepada PKB dan PLKB ASN apabila terdapat capaian cakupan SIGA berwarna merah atau pelaporan di bawah 50 persen.

Keenam, berkomitmen dalam pelaksaaan kebijakan mengenai Peningkatan kapasitas penyedia layanan KB KR, perluasan akses pelayanan melalui KB perusahaan, penguatan kerjasama dengan fasyankes, dan penjaminan ketersediaan alat dan obat kontrsepsi (Alokon). Juga, pelaksanaan pelayanan KB wilayah khusus, kemitraan sebagai kegiatan Pro PN, optimalisasi pelayanan momentum untuk peningkatan capaian, dan kemitraan dengan lintas sektor melalui skema pentahelix.

Ketujuh, pemanfaatan bantuan operasional keluarga berencana (BOKB) secara optimal. Dengan refleksi cakupan serapan dana alokasi khusus (DAK) nonfisik BOKB dan DAK Fisik 2023 di bawah 93%, para kepala OPD dan BKKBN berkomitmen untuk melakukan strategi optimalisasi melalui sejumlah tahapan, meliputi pengadaan pada semester pertama, optimalisasi pelaporan DAK melalui Morena, dan pendekatan ke DPKAD Kabupaten/Kota agar memprioritaskan DAK untuk Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.(NJP)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi
SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN
Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan
Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:59 WIB

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:48 WIB

Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 22:19 WIB

Sekjend APKLI Saiful Chaniago Pastikan Ribuan Pimpinan APKLI Se Indonesia Hadiri Pelantikan DPP APKLI di Jakarta

Berita Terbaru