Balai Penyuluhan KB Kemang Lakukan Pembinaan Kader KB dan TPK

- Editor

Rabu, 24 Januari 2024 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Kehadiran kader sebagai ujung tombak program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting menjadi perhatian Balai Penyuluhan KB Kemang. Perlu pembinaan berkala bagi kader KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) agar mereka dapat melaksanakan tugasnya secara maksimal.

Kader KB atau yang sering disebut Pos KB dan Sub Pos KB merupakan pengola program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana) di masyarakat. Sedangkan TPK adalah kader terlatih yang melakukan pendataan, pelaporan dan pendampingan keluarga agar terhindar dari stunting. Ada empat sasaran TPK, yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca persalinan, dan keluarga yang punya balita.

Rabu (24/1/2024) Balai Penyuluhan KB Kemang melakukan pembinaan terhadap Kader KB dan TPK Desa Bojong. Kegiatan berlangsung di salah satu rumah kader yang menjadi kader KB sekaligus TPK.

Sebagai pemberi materi, hadir Khairunnas, Korlap KB Kecamatan Kemang bersama Redy Panca Agus Aulia, Penyuluh KB Kecamatan Kemang. Pada kegiatan itu dibahas tugas kader KB dan TPK.

Seluruh kader yang hadir antusias mengikuti materi. Mereka juga mencoba latihan pendataan catin, ibu hamil, ibu pasca persalinan dan keluarga punya balita menggunakan aplikasi Elsimil. “Diharapkan tahun ini kader lebih maksimal lagi dalam membantu menggelola program Bangga Kencana dan mencegah kasus stunting di lingkungannya,” ujar Redy./Naz

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran
DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi
Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi
SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN
Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:50 WIB

DTI Series 2026 Jadi Pusat Inovasi Digital, Hadirkan 260 Pembicara dan 450 Solusi Teknologi

Senin, 6 Juli 2026 - 22:13 WIB

Bermimpi, Berjuang, Berdamai: Kisah 12 Tahun Perjalanan yang Berujung pada Lahirnya Platform Kerja Remote untuk Talenta Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:11 WIB

Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Perkenalkan Solusi Antikredit Macet

Minggu, 12 April 2026 - 05:43 WIB

UMKM Tertekan Harga Global, ABDSI Desak Intervensi Cepat dan Terukur

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:11 WIB

Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Investasi Emas Digital di Indonesia

Kamis, 18 Desember 2025 - 01:01 WIB

Didukung 5 Bank, Kimia Farma Apotek Restrukturisasi Keuangan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:15 WIB

Industri Migas Hadapi Tantangan Aset Menua, Kecerdasan Buatan Jadi Solusinya

Senin, 22 September 2025 - 16:21 WIB

Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terbaru

Nasional

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:47 WIB