Sosialisasi Empat Pilar di Kebumen, Bamsoet Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan

- Editor

Sabtu, 16 Desember 2023 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MPR Bamsoet saat menggelar sosialisasi empat pilar di Kebumen. (Foto: Albar)

Ketua MPR Bamsoet saat menggelar sosialisasi empat pilar di Kebumen. (Foto: Albar)

Kebumen, Siaran Indonesia – Ketua MPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Legislator DPR Dapil 7 Jawa Tengah Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengajak masyarakat di Kabupaten Kebumen untuk menjaga kerukunan, terlebih di tahun politik atau jelang Pemilu 2024.

Menurutnya, pilihan politik boleh beda, tapi persaudaraan dan pertemanan tetap selamanya. “Jangan karena beda politik, terus kira bertengkar. Silakan pilih yang mana saja sesuai hati nurani. Yang penting jaga kerukunan,”ujar Bamsoet, dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR, di lima kecamatan di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (16/12).

Ia juga menegaskan pentingnya pendidikan karakter bangsa, mengingat arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang mengakibatkan terjadinya degradasi moral. Arus globalisasi telah menggelontorkan nilai-nilai asing yang dipandang lebih maju dan modern secara membabi buta. Gadget kaya fitur, seperti smartphone, telah membuat anak-anak cenderung anti sosial.

Bamsoet menjelaskan, degradasi moral adalah sebagian dari sekian banyak persoalan yang dihadapi seiring laju perkembangan zaman. Hal itu terjadi akibat masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama secara komprehensif.

“Ajaran agama dimaknai secara sempit, tergerusnya sikap toleransi, berkembangnya paham ekstremis bahkan munculnya sikap dan perilaku yang menegasikan Pancasila sebagai dasar negara,” ucapnya

Acara turut dihadiri antara lain oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kebumen Halimah Nurhayati, Anggota DPRD Kabupaten Kebumen Partai Golkar Pawit, Caleg DPRD Provinsi Jawa Tengah Partai Golkar Dapil Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen Dwi Nugroho Marsudianto serta para Caleg Partai Golkar DPRD Kabupaten Kebumen.

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, terpinggirkannya ideologi bangsa tercermin dari hasil survei Setara Institute dan Forum on Indonesian Development (INFID) yang dirilis pada Mei 2023. Sekitar 83,3 persen pelajar SMA berpendapat bahwa Pancasila dapat diganti.

Sebelumnya, Survei Komunitas Pancasila Muda pada 2020 menunjukkan sekitar 19,5 persen generasi muda menganggap Pancasila hanya sekedar istilah yang tidak dipahami maknanya. Sedangkan Survei SMRC pada 2022 memperlihatkan bahwa dari tingkat yang paling elementer sekalipun, pengetahuan dasar masyarakat tentang Pancasila masih belum optimal.

“Teknologi informasi turut memiliki andil terjadinya degradasi moral. Keasyikan berselancar di dunia maya telah merenggut waktu-waktu bersama keluarga, yaitu waktu di mana nilai-nilai kearifan lokal kita diajarkan. Dampaknya, nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, adab sopan santun, penghormatan terhadap adat dan budaya, menjadi ‘barang asing’ bagi generasi muda bangsa,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI ini menambahkan untuk membangun benteng ideologi haruslah termanifestasi pada langkah-langkah yang terintegrasi pada semua lini. Penanaman nilai-nilai Pancasila harus menyentuh segenap elemen bangsa, mengisi seluruh dimensi ruang publik, serta hadir konsisten dalam ruang akademik.

“Guna membangun generasi bangsa yang berhati Indonesia dan berjiwa Pancasila, dibutuhkan komitmen dan kesadaran kolektif dari segenap elemen bangsa untuk bahu-membahu, bergotong royong, bekerja sama dan bekerja bersama, serta mengedepankan prinsip sinergi dan kolaborasi. Harus menjadi kesadaran kolektif bahwa proses internalisasi dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila harus dilakukan secara masif, sehingga menjangkau seluruh elemen masyarakat,” pungkas Bamsoet. (Albar)

Komentar Facebook

Berita Terkait

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026
Dokter Koboi alumni FK UMI Makassar serahkan buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Ke Dubes RI di Copenhagen Denmark
BPOM Catat 8.700 Produk AMDK Dalam Negeri, Komisi VII DPR RI Puji Kinerja Taruna Ikrar
Bangku Milik Pedagang di Badan Jalan Mayjen Sutoyo Dikeluhkan Warga Sebabkan Macet
Kepala Buperta Budy Sugandi Raih Penghargaan Internasional Türkiye Alumni Awards 2026 di Bidang Economics and Entrepreneurship
Peringatan 1 Muharram 1448 H, Pegadaian Giat Khitan Massal Gratis dan Santuni Anak Yatim
Ojol Ditertibkan karena Parkir di Trotoar, Pengamat Minta Dishub Lebih Humanis
AMALK Berencana Dirikan Posko di Alun-Alun Kebumen Dukung Penuntasan Kasus BUMD AUKJ

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:31 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:21 WIB

Dokter Koboi alumni FK UMI Makassar serahkan buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Ke Dubes RI di Copenhagen Denmark

Senin, 22 Juni 2026 - 18:43 WIB

BPOM Catat 8.700 Produk AMDK Dalam Negeri, Komisi VII DPR RI Puji Kinerja Taruna Ikrar

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:30 WIB

Kepala Buperta Budy Sugandi Raih Penghargaan Internasional Türkiye Alumni Awards 2026 di Bidang Economics and Entrepreneurship

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:08 WIB

Peringatan 1 Muharram 1448 H, Pegadaian Giat Khitan Massal Gratis dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:32 WIB

Ojol Ditertibkan karena Parkir di Trotoar, Pengamat Minta Dishub Lebih Humanis

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:09 WIB

BPOM Perkenalkan Peraturan CPKB Terbaru untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Kosmetik Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04 WIB

Kenaikan Anggaran Polri Perkuat Pelayanan Publik yang Lebih Baik

Berita Terbaru