Dukung BTN Dalam Program Pembiayaan Perumahan Rakyat, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sampaikan Apresiasi

- Editor

Selasa, 23 Mei 2023 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Komisi VI DPR RI mendorong peran  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)  dalam program pembiayaan perumahan rakyat. Khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Mohamad Hekal, DPR akan mendukung dengan menerbitkan berbagai regulasi agar sektor pembiayaan perumahan bisa tumbuh.

“Peran tersebut perlu didukung berbagai stakeholder termasuk Komisi VI DPR, agar Bank BTN bisa lebih besar lagi,” jelas Hekal Bawazier di sela-sela Sosialisasi BUMN, Peluang dan Tantangan Pembiayaan Perumahan, bersama BTN Gedung Pertemuan Saung Teras Banyu Bangsri Selatan Kec Bulakamba, Kabupaten Brebes Senin (22-5-2023).

Lebih lanjut, Pejuang Politik dari Fraksi Partai Gerindra itu mengatakan backlog perumahan atau keluarga yang belum memiliki rumah mencapai 12,7 juta unit. Untuk mengurangi backlog perumahan tersebut bukan hanya tugas BTN saja.

“Sektor properti khususnya perumahan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, jelasnya.

Sebab dampak langsung dari sektor perumahan akan dirasakan oleh sekitar 174 sektor turunannya seperti industri semen, pasir, cat, batu dan lain sebagainya. Komisi VI DPR RI juga mengapresiasi Bank BTN yang berkontribusi sangat besar terhadap suksesnya program 1 juta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.  “Sektor  perumahan juga menyerap sekitar 500.000 tenaga kerja untuk setiap  pembangunan 100.000 unit rumah,” katanya.

Untuk itu, DPR mendukung Relaksasi POJK 48/POJK.03/2020 untuk Sektor Perumahan diperpanjang. Hal ini penting dilakukan mengingat masih berjalannya pemulihan usaha di sektor perumahan.

Sementara itu, Branch Manager BTN Cabang Kabupaten Tegal Roessilawati mengatakan di masa pemulihan ekonomi saat ini, untuk pengajuan kredit saat ini lebih selektif. Hal ini dilakukan agar kredit yang diajukan tidak memberatkan kreditur.

“Kita akan permudah untuk sektor pembiayaan sesuai dengan kemampuan masyarakat. Prinsipnya kita membantu untuk bisa memiliki hunian tempat tinggal sendiri” pungkasnya

Komentar Facebook

Berita Terkait

Menjaga Kesegaran hingga Ujung Jalan: Langkah Fuso Mengawal Rantai Dingin Pangan
Pasokan Gas Melonjak 34,72%, PGN LNG Amankan Energi Bersih Indonesia
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Konsolidasi Tetapkan Pengurus FORSEPSI Periode 2026–2027
PT Pegadaian Salurkan Bantuan Material Bangunan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran di Kramat, Jakarta Pusat
Menjaga Halal, Menumbuhkan Usaha: Mendorong Pentahapan Regulasi Sertifikasi
Ancaman Downgrade MSCI: Pasar Saham Indonesia Diusulkan Jadi Standalone Market
Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi
Kunci Sukses AKTI: Bertahan di Tengah Badai Vokasi Berkat Sinergi Industri

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:53 WIB

Pasokan Gas Melonjak 34,72%, PGN LNG Amankan Energi Bersih Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Konsolidasi Tetapkan Pengurus FORSEPSI Periode 2026–2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:26 WIB

PT Pegadaian Salurkan Bantuan Material Bangunan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran di Kramat, Jakarta Pusat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Menjaga Halal, Menumbuhkan Usaha: Mendorong Pentahapan Regulasi Sertifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Ancaman Downgrade MSCI: Pasar Saham Indonesia Diusulkan Jadi Standalone Market

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Kunci Sukses AKTI: Bertahan di Tengah Badai Vokasi Berkat Sinergi Industri

Sabtu, 19 September 2026 - 17:55 WIB

Muhammad Faris Ulul Azmi: Konsisten Membuka Akses Edukasi Saham Gratis bagi Investor Pemula

Berita Terbaru