Oleh: Nasikin
(Ketua Umum HMI Cabang Kebumen)
Di tengah karut-marut problematika masyarakat dan krisis keteladanan, Kebumen seolah mendapatkan embun keberkahan. Hari ini, kita sering kali dihadapkan pada realitas yang ironis: dinding birokrasi yang tebal, komunikasi pejabat yang kaku, hingga pemimpin yang enggan turun dan membangun jarak dengan rakyatnya.
Namun, anomali yang menyejukkan itu hadir dalam sosok Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.IP. Di tangannya, seragam dan jabatan bukanlah sekat pemisah, melainkan jembatan yang menghubungkannya langsung dengan denyut nadi masyarakat. Beliau meruntuhkan tembok birokrasi, membaur tanpa ada jarak sedikit pun dengan rakyat.
Hal yang paling menggugah adalah bagaimana beliau menerjemahkan empati ke dalam aksi nyata. Di sela-sela padatnya tugas komando, kepekaan sosial beliau tetap menyala terang. Beliau turun tangan langsung menginisiasi program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan, menggandeng berbagai pihak dan pengusaha dalam semangat gotong royong. Niatnya hanya satu, dan itu sangat luhur: memanusiakan manusia.
Tidak berhenti di ranah formal, hampir setiap hari beliau *srawung*, duduk melingkar dan bercengkerama layaknya warga biasa. Kesederhanaan dan kerendahan hati inilah yang membuat sosok Pak Dandim tidak hanya dihormati secara struktural, tetapi juga dicintai dengan tulus oleh masyarakat Kebumen.
Pada akhirnya, saya sangat yakin bahwa sejatinya rakyat itu tidak pernah menuntut hal yang terlampau muluk dari para pemimpinnya. Rakyat hanya ingin didengarkan keluh kesahnya, dipedulikan nasibnya, dan *disrawungi* sebagai sesama manusia. Dan syukurlah, semua kerinduan akan sosok pemimpin seperti itu, sepenuhnya hadir dan mewujud dalam diri Pak Dandim. Semoga negeri ini dianugerahi lebih banyak pejabat seperti beliau: yang rendah hati, bersahaja, dan tak pernah lelah merengkuh rakyatnya.
























