Siaranindonesia.com, Jakarta – Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (BUPERTA) Cibubur, Jakarta Timur, berhasil membukukan omzet sebesar Rp13,5 miliar dengan surplus keuangan mencapai Rp2,6 miliar hingga Juni 2026. Capaian tersebut menjadi indikator kuat keberhasilan transformasi tata kelola kelembagaan serta optimalisasi pengelolaan aset yang dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.
Pencapaian tersebut merupakan hasil dari peningkatan efektivitas pengelolaan program, optimalisasi pemanfaatan berbagai fasilitas, serta penguatan unit-unit usaha dan layanan yang berada di kawasan Buperta Cibubur. Kinerja positif ini menunjukkan bahwa Buperta tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan kepramukaan nasional, tetapi juga berkembang menjadi kawasan yang produktif, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi.
Kepala Buperta Pramuka, Budy Sugandi, yang menjabat sejak 15 November 2025, mengatakan bahwa capaian omzet dan surplus tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dalam membangun tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keberlanjutan.
“Pencapaian omzet Rp13,5 miliar dan surplus Rp2,6 miliar ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Kami terus berkomitmen membangun tata kelola yang sehat, meningkatkan kualitas layanan, serta mengoptimalkan seluruh potensi aset yang dimiliki Buperta agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi organisasi dan masyarakat,” ujar Budy Sugandi.
Budy Sugandi memiliki pengalaman sebagai konsultan di World Bank dan meraih gelar doktor di bidang Education Management and Leadership dari Southwest University, Tiongkok. Di tahun 2026 ini ia meraih penghargaan internasional dari YTB Alumni Award sebagai alumni berprestasi kategori Ekonomi dan Kewirausahaan.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya pemanfaatan kawasan Buperta sebagai ruang publik yang hijau, nyaman, dan multifungsi. Selain menjadi pusat kegiatan kepramukaan nasional, Buperta kini semakin diminati masyarakat sebagai lokasi olahraga, jogging, wisata kuliner, kegiatan komunitas, produksi film, kegiatan perusahaan, hingga rekreasi keluarga.
Sepanjang tahun 2026, Buperta juga dipercaya menjadi lokasi berbagai kegiatan berskala nasional, termasuk penyelenggaraan konser musik pada 2–3 Mei 2026 yang menghadirkan musisi ternama Indonesia seperti Tulus, Bernadya, dan Hindia dengan jumlah pengunjung lebih dari 30 ribu orang. Berbagai kegiatan tersebut semakin memperkuat posisi Buperta sebagai kawasan multifungsi yang mampu mengakomodasi aktivitas pendidikan, rekreasi, hiburan, hingga penyelenggaraan event berskala besar.
Selain mendukung agenda kepramukaan nasional, Buperta terus mengembangkan berbagai program strategis di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan kawasan produktif, serta peningkatan kualitas layanan yang mendukung aktivitas sosial dan ekonomi.
Capaian omzet dan surplus ini diharapkan menjadi modal penting dalam percepatan pembangunan fasilitas, peningkatan sarana dan prasarana, penguatan layanan publik, serta pengembangan berbagai program kepemudaan. Dengan pengelolaan yang semakin profesional, Buperta Cibubur optimistis dapat menjadi model pengelolaan aset organisasi yang modern, mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Ke depan, Buperta Cibubur akan terus menghadirkan berbagai inovasi program dan layanan yang memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat kegiatan nasional dan ruang pembinaan generasi muda Indonesia.
























