Sosialisasi Empat Pilar, Sarmuji Ingatkan Bahaya Provokasi di Ruang Digital

- Editor

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, Siaran Indonesia – Anggota DPR RI, M. Sarmuji, mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial, terutama isu-isu yang berpotensi menggiring opini publik dan memicu konflik di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung pada 17 Maret 2026 di Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, dan diikuti sekitar 150 peserta dari unsur masyarakat desa.

Dalam kesempatan tersebut, M. Sarmuji mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang sengaja dibangun untuk membangkitkan emosi publik tanpa didukung fakta yang jelas.

Menurutnya, tidak sedikit informasi yang beredar kemudian digunakan untuk menggerakkan massa melakukan aksi, namun pada akhirnya dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan politik.

“Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Namun masyarakat harus cerdas melihat apakah suatu isu benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat atau justru sedang dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk tujuan politik yang dapat memecah belah persatuan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa semangat Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, harus menjadi landasan dalam menyikapi setiap persoalan. Perbedaan pandangan tidak boleh berkembang menjadi permusuhan yang merusak harmoni sosial.

M. Sarmuji juga mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat dapat memicu keresahan, memperkeruh suasana, dan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, mengedepankan dialog, serta tidak mudah terpengaruh oleh provokasi yang dapat mengganggu kerukunan dan stabilitas sosial demi kepentingan politik sesaat.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dan pertanyaan dari peserta mengenai tantangan menjaga persatuan bangsa di era digital. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani
Dua Tahun Pimpin BPOM, Taruna Ikrar Perkuat SDM dan Transformasi Digital
NU Abad Kedua: Merawat Tradisi, Mengambil Inovasi, Membangun Peradaban
Kepala BPOM Taruna Ikrar : Kemerdekaan Harus Diisi dengan Integritas dan Kerja Nyata
Gandeng Laleilmanino dan Naida, Pegadaian Resmi Luncurkan Campaign “Tenang Saja”
Alus UK Murib Soroti Busana Adat Wagub Papua Tengah Saat Upacara HUT ke-81 RI
HUT ke-81, Guntur Sultra Dukung Indonesia Berdaulat dan Makmur
Kisah Guru Sabdo Roso: Ajarkan Filosofi Neng, Ning, Nung, Nang lewat Ekosistem Digital Nafas Batin

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Dua Tahun Pimpin BPOM, Taruna Ikrar Perkuat SDM dan Transformasi Digital

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:33 WIB

NU Abad Kedua: Merawat Tradisi, Mengambil Inovasi, Membangun Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Gandeng Laleilmanino dan Naida, Pegadaian Resmi Luncurkan Campaign “Tenang Saja”

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Alus UK Murib Soroti Busana Adat Wagub Papua Tengah Saat Upacara HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:46 WIB

HUT ke-81, Guntur Sultra Dukung Indonesia Berdaulat dan Makmur

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Kisah Guru Sabdo Roso: Ajarkan Filosofi Neng, Ning, Nung, Nang lewat Ekosistem Digital Nafas Batin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Banyak Tokoh dan Brand Dunia Mengubah Nama, Pakar Ungkap Kekuatan di Balik Sebuah Nama

Berita Terbaru