Abdul Mu’ti dan Arah Baru Pendidikan Indonesia yang Lebih Inklusif dan Bermutu

- Editor

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan BEM UIN Sunan Ampel Surabaya (4/5) bersama Cendekia Madani bersama sukses menyelenggarakan seminar nasional bertajuk “Menata Fondasi Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Seminar ini menghadirkan narasumber kompeten, di antaranya Budy Sugandi (Direktur Eksekutif Cendekia Madani dan Alumni Doktoral jurusan Education Leadership and Management Southwest University China), Auliya Ridwan (Pakar Pendidikan dan Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya), serta Iksan K. Sahri (Peneliti dan Dosen Pascasarjana UIN Sunan Ampel), dengan moderator Anis Sukmawati. Diskusi berlangsung dinamis, mengangkat berbagai perspektif strategis terkait arah transformasi pendidikan Indonesia.

Dalam forum ini, para pembicara mendedah permasalah Pendidikan yang dihadapi saat ini dan memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, atas kepemimpinan dan berbagai terobosan kebijakan yang dinilai progresif dan berdampak luas bagi peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Sejumlah program unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi sorotan utama, di antaranya revitalisasi sekolah yang berfokus pada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Selain itu, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun karakter peserta didik sejak dini melalui pembiasaan nilai-nilai positif.

Para narasumber juga menekankan pentingnya implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran, yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, reflektif, dan kontekstual. Sementara itu, Program Beasiswa ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah) diapresiasi sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas dan berkeadilan, khususnya bagi pelajar dari keluarga kurang mampu dan daerah afirmasi.

Dalam sesi pemaparan, masing-masing pembicara menyampaikan pandangan sekaligus apresiasi terhadap arah kebijakan Kemdikdasmen:

Budy Sugandi menyampaikan “Program revitalisasi sekolah yang dijalankan Kemdikdasmen menunjukkan keseriusan negara dalam menghadirkan lingkungan belajar yang layak dan bermutu. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi fondasi penting bagi lahirnya ekosistem pendidikan yang berkeadilan dan berdaya saing,” Papar Budy yang juga merupakan co-chairman G20 untuk pemuda (Y20).

Sementara itu, Auliya Ridwan menekankan pentingnya penguatan karakter melalui kebiasaan positif. Ia menyatakan, “Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat adalah langkah visioner. Pendidikan tidak cukup hanya kognitif, tetapi harus membentuk karakter. Program ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi yang tangguh dan berintegritas.”Jelas Ridwan yang juga merupakan pakar Pendidikan alumnus dari Amerika dan Australia.

Iksan K. Sahri juga mengapresiasi pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam. “Implementasi deep learning yang didorong Kemdikdasmen adalah arah yang tepat. Pembelajaran harus bermakna, kontekstual, dan mendorong daya pikir kritis siswa. Ditambah dengan program seperti Beasiswa ADEM, kita melihat adanya keseriusan dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan merata,” ujar Iksan yang juga merupakan peneliti dan penulis buku.

Peserta seminar menilai bahwa berbagai program tersebut merupakan langkah konkret dan tepat sasaran dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional. Diskusi juga menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya membutuhkan kebijakan yang tepat, tetapi juga kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif perguruan tinggi sebagai pusat pemikiran dan inovasi.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama untuk terus mendukung kebijakan pendidikan yang berorientasi pada kualitas, pemerataan, dan keberlanjutan. UIN Sunan Ampel Surabaya melalui kegiatan ini menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berperan aktif dalam mendorong kemajuan pendidikan Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 4 FTIK UIN Sunan Ampel Surabaya ini dihadiri lebih dari 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi pendidikan, serta masyarakat umum.

Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, seminar ini diharapkan menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Diperkuat, KPBU Jadi Motor Pembiayaan Infrastruktur
Tiket Muara Angke Dipertanyakan, Kursi Kosong di Kapal Dishub Buka Tanda Tanya
Polemik Tiket Muara Angke, Wakadishub DKI Ujang Harmawan Buka Suara, Kepala UPAP Afandi Nofrizal Masih Bungkam
Tiket Penyeberangan Muara Angke Disorot, Kepala UPAP Afandi Nofrizal Bungkam Saat Dikonfirmasi
Hadirkan Layanan Massage dan Cleaning Terjangkau, GETT LIFE Resmi Buka Peluang Franchise an Lowongan Mitra
Fatijja Qur’an Gelar Kegiatan Fatijja Talk 9.0 Bahas Rahasia Membangun Sekolah Islam yang Diingat dan Dipercaya Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd Konsultan Sekolah Islam Alumni Gontor
Dari Bungkus Sabun hingga Kata Pengantar Anggun: Perjalanan Mas Ridwan, Putra Trowulan di Tanah Rantau
KH. Hafidz Taftazani : Jangan Permainkan Sumpah Jabatan Karena Mengandung Konsekuensi Hukum

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Diperkuat, KPBU Jadi Motor Pembiayaan Infrastruktur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Tiket Muara Angke Dipertanyakan, Kursi Kosong di Kapal Dishub Buka Tanda Tanya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Tiket Penyeberangan Muara Angke Disorot, Kepala UPAP Afandi Nofrizal Bungkam Saat Dikonfirmasi

Rabu, 30 September 2026 - 20:21 WIB

Hadirkan Layanan Massage dan Cleaning Terjangkau, GETT LIFE Resmi Buka Peluang Franchise an Lowongan Mitra

Rabu, 30 September 2026 - 13:24 WIB

Fatijja Qur’an Gelar Kegiatan Fatijja Talk 9.0 Bahas Rahasia Membangun Sekolah Islam yang Diingat dan Dipercaya Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd Konsultan Sekolah Islam Alumni Gontor

Selasa, 29 September 2026 - 11:52 WIB

Dari Bungkus Sabun hingga Kata Pengantar Anggun: Perjalanan Mas Ridwan, Putra Trowulan di Tanah Rantau

Senin, 28 September 2026 - 17:39 WIB

KH. Hafidz Taftazani : Jangan Permainkan Sumpah Jabatan Karena Mengandung Konsekuensi Hukum

Senin, 28 September 2026 - 15:14 WIB

Alexander Waas Dorong Maluku Jadi Kekuatan Agromaritim Nasional

Berita Terbaru