Waketum PBNU Dorong Masjid Jadi Ruang Inklusif bagi Generasi Muda, Lengkap dengan Dialog dan Akses Internet

- Editor

Rabu, 26 November 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta, — Wakil Ketua Umum PBNU, KH. Zulfa Mustofa, mengajak para pengurus masjid untuk membuka ruang dialog, aktivitas kreatif, hingga menyediakan akses internet di lingkungan masjid agar lebih dekat dengan generasi muda. Hal itu disampaikannya dalam Temu Nasional Marbot Masjid Indonesia di Jakarta, Selasa (25/11/2025).

KH. Zulfa mengungkapkan, masjid sejak masa awal Islam berfungsi sebagai pusat sosial, pendidikan, dan budaya masyarakat. Ia merujuk pada pandangan Ibnu Khaldun dalam Muqaddimah, yang menempatkan masjid sebagai indikator utama peradaban.

Masjid dan Generasi Muda

KH. Zulfa menekankan kebutuhan mendesak untuk menarik anak muda ke masjid melalui pendekatan yang lebih fleksibel dan kreatif. “Jangan memaksa anak muda langsung seperti santri salaf. Dekati dulu. Buat masjid jadi tempat yang nyaman bagi mereka,” ujarnya.

Ia mendorong takmir untuk menyediakan ruang diskusi, aktivitas edukatif, hingga fasilitas yang ramah anak muda seperti akses internet. Menurutnya, banyak kegiatan positif generasi muda berlangsung di ruang publik modern, dan masjid dapat mengambil peran sebagai ruang yang lebih sehat dan bernilai spiritual.

Marbot, Penghubung Urusan Agama dan Sosial

KH. Zulfa menjelaskan bahwa istilah “marbot” memiliki makna strategis. Dalam tradisi Arab, istilah ini merujuk pada peran rabt an-nusus bil-waqi’, yaitu kemampuan menghubungkan nilai-nilai keagamaan dengan realitas sosial. “Marbot itu penghubung. Ia berada pada titik yang menyatukan urusan agama dan kehidupan sosial jemaah,” ungkapnya.

Menanggapi perdebatan aktivitas non-ibadah di masjid, Zulfa menjelaskan bahwa para ulama memiliki pandangan yang bervariasi. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan kreatif tetap dapat dilakukan, asalkan memenuhi tiga prinsip: tidak menurunkan kehormatan masjid, tidak mengganggu jemaah yang sedang beribadah, dan menjaga tujuan utama masjid sebagai tempat zikir.

KH. Zulfa mengajak marbot untuk terus menghidupkan masjid melalui pendekatan yang lebih terbuka terhadap generasi muda. “Carilah cara kreatif membuat anak muda merasa diterima. Jadikan masjid ruang yang hidup, ramah, dan tetap penuh adab,” tutup Zulfa.

Hal senada disampaikan Kasubdit Kemasjidan Kementerian Agama (Kemenag), KH Nurul Badruttamam. Ia menyebut bahwa Kemenag terus mendorong ekosistem masjid yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan jemaah, terutama generasi muda.

“Masjid harus menjadi ruang terbuka yang mampu menjawab tantangan zaman. Fasilitas seperti ruang belajar, dialog terbuka, hingga akses internet sangat mungkin dihadirkan selama tetap menjaga kehormatan masjid,” ujarnya.

Nurul juga menambahkan, peran marbot perlu diperkuat melalui pembekalan kompetensi dan peningkatan kapasitas. Menurutnya, marbot tidak hanya bertugas menjaga kebersihan dan sarana ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari garda depan pelayanan jemaah.

“Kita ingin marbot punya keahlian yang memadai untuk melayani jemaah modern, memahami manajemen masjid, literasi digital, dan pendekatan layanan yang ramah bagi semua kalangan,” katanya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Tebar Kepedulian di Iduladha 1447 H, Salurkan 41 Sapi dan 15 Kambing untuk Ribuan Warga
Budy Sugandi Baru Ditunjuk Pimpin Buperta 6 bulan, Surplus 2,17 Miliar
Diduga Banyak Pungutan di Buperta Cibubur, Pengunjung Keluhkan Tarif Masuk hingga Parkir
Serunya Magang/PKL Bagi Siswa SMK di CV Dirgantara Sejahtera Bersama (DSB) Depok
Kiprah Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO di Tingkat Nasional, Raih Duta Inspirasi Indonesia Batch 21
Karya Dokter Koboi Go International, Buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Diluncurkan di Malaysia
Mendekati 50% Guru di Bawah Kemiskinan: Profesi Guru dan FKIP & Tarbiyah Harus Diaudit Nasional atau Dibubarkan?
Mobil Klinik Rumah Zakat Indonesia Layani Pengungsi Palestina di Yordania

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:21 WIB

“Menggali Fakta, Menyampaikan Kebenaran”, PWRI Kebumen Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:21 WIB

HMI Kebumen Gelar Diskusi Publik dengan Tema “Quo Vadis Pendidikan Saat Ini” Bersama DPRD Jateng dan Kepala Disdikpora Kebumen

Senin, 18 Mei 2026 - 19:36 WIB

Di Serbu Warga, Bazar Baju Gratis RT 2 Panggulan Memeriahkan HUT Kota Depok ke 27 tahun 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:27 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:12 WIB

CV Dirgantara Sejahtera Bersama Menjadi Sponsorship Kegiatan Sosial “Bekam Gratis & Bazar Baju Gratis 2026” Untuk Warga Panggulan Pengasinan Sawangan Depok

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pos Ronda RT 02 RW 05 Panggulan Pengasinan Sawangan Kompak Gelar Syukuran 1 Tahun Atas Terlaksananya Kegiatan Ronda Malam

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:05 WIB

MANAFERA Kembali dengan Semangat Sportivitas, Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Unimugo Siap Gelar Turnamen Futsal Pelajar 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:57 WIB

Humanis, Letkol Eko Bedah Rumah Lansia Tidak Layak Huni di Alian

Berita Terbaru