Siaranindonesia.com, Serang – Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (HIMAPIKANI) Wilayah II sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-XVI yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 14 November hingga 16 November 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Serang, Banten ini, menyatukan delegasi dari lembaga kemahasiswaan perikanan se-Wilayah II untuk memperkuat sinergi antara akademisi, regulator, dan pelaku usaha perikanan.
Hari 1: Seminar Nasional Gaungkan Keamanan dan Ketahanan Pangan
Rangkaian Muswil dibuka pada Jumat, 14 November 2025 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dengan agenda Seminar Nasional bertajuk “Peran Generasi Muda dalam Menjamin Keberlanjutan dan Keamanan Pangan Hasil Perikanan di Era Industri 4.0.” Ketua umum Himapi Untirta Romdhoni Mubarok menyampaikan Forum ini adalah tempat kita menyerap ilmu, membedah regulasi, dan merumuskan ide-ide yang dapat mentransformasi sektor hulu ke hilir. Sedangkan ketua pelaksana, Reginald Tristant Fenedine menyampaikan bahwa acara ini lahir dari kegelisahan kami sebagai mahasiswa, yaitu bagaimana ilmu yang kami dapatkan di bangku kuliah dapat benar-benar menjawab tantangan industri dan regulasi di lapangan. Seminar ini menjadi sorotan karena menghadirkan narasumber tingkat nasional dan regional:
Dr. Tb. Haeru Rahayu, A.Pi., M.Sc. (Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP), yang memberikan arahan strategis mengenai optimalisasi potensi perikanan budidaya sebagai penopang Blue Economy.
Fauzi Ferdiansyah, S.Si., Apt. (Kepala Balai Besar POM Serang), yang menekankan pentingnya jaminan keamanan dan mutu produk perikanan di wilayah Banten.
Dr. Nasir, SP., MBA., MP (Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten), yang mengulas peran produk perikanan dalam strategi ketahanan pangan daerah.
* Perwakilan dari Jabatan Fungsional DKP Banten yang memberikan perspektif regulasi perikanan lokal.
Hari 2: Regenerasi Kepemimpinan dan Penetapan Korwil Baru
Memasuki Hari Kedua, 15 November 2025 di Politeknik Ahli Usaha Perikanan Serang, kegiatan dilanjutkan dengan agenda inti organisasi, yaitu Persidangan Musyawarah Wilayah HIMAPIKANI Wilayah 2. Menurut Muhammad Faiz Akbar Syaifuddin sebagai demisioner koordinator dpw himapikani wilayah 2, musyawarah ini bukan sekadar ajang seremonial pergantian tampuk pimpinan. Ini adalah momentum konsolidasi visi, tempat kita mengevaluasi kinerja, memperbaiki haluan, dan merumuskan langkah strategis untuk menghadapi tantangan di sektor perikanan dan kelautan yang terus berkembang. Seluruh delegasi lembaga kemahasiswaan perikanan se-Wilayah II berkumpul untuk mengevaluasi kepengurusan periode 2023-2025 dan memilih pucuk kepemimpinan baru. Diantaranya adalah:
- Universitas Pendidikan Indonesia
- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
- Universitas Muhammadiyah Sukabumi
- Universitas Padjadjaran
- Institut Pertanian Bogor
- Universitas Djuanda
- Politeknik AUP Jakarta
- Politeknik KP Pangandaran
- Politeknik AUP Serang
Setelah melalui pembahasan peraturan organisasi yang tertuang dalam draft persidangan musyawarah wilayah dan laporan pertanggungjawaban yang transparan. Ikhtiyar Gusti Rakhma Danty sebagai demisioner koordinator wilayah menyampaikan bahwa saat ini, melalui sinergi yang luar biasa kita berhasil membuktikan bahwa semangat HIMAPIKANI tak akan pernah padam dengan dibuktikannya melalui antusias mahasiswa perikanan di kampus wilayah 2. Muswil secara resmi menetapkan Arya Mauludi Akbar dari Universitas Pendidikan Indonesia sebagai Koordinator Wilayah HIMAPIKANI II periode 2025-2027 dan Moch Miptahul Aulial Amin sebagai Koordinator Dewan Pertimbangan Wilayah.
Dalam pidato perdananya, Arya Mauludi Akbar menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi antar-universitas dan mendorong program kerja yang berfokus pada inovasi teknologi serta penguatan jiwa kewirausahaan (Technopreneurship) di kalangan mahasiswa perikanan. Sedangkan Miptah menyampaikan bahwa peran DPW untuk memastikan marwah organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya dan memastikan setiap langkah dan kebijakan yang diambil sesuai dengan peraturan dan regulasi yang berlaku bagi HIMAPIKANI Wilayah 2.
Hari 3: Aksi Nyata Melalui Teaching Factory Tour dan Penanaman Mangrove
Sebagai penutup yang sarat akan implementasi ilmu, Hari Ketiga, 16 November 2025, diisi dengan kegiatan praktik dan pengabdian. Peserta Muswil melaksanakan Teaching Factory Tour di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Politeknik AUP). Di sana, mahasiswa disajikan model pembelajaran berbasis produksi, melihat langsung implementasi teknologi budidaya dan pengolahan hasil perikanan yang siap dipasarkan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan aksi lingkungan berupa Penanaman Mangrove di kawasan pesisir Banten. Aksi ini menjadi simbol komitmen HIMAPIKANI Wilayah II untuk menjaga ekosistem pesisir, sejalan dengan visi keberlanjutan sektor perikanan.
Muswil XVI ini diharapkan menjadi landasan bagi kepengurusan 2025-2027 untuk melahirkan inisiatif yang berdampak nyata terhadap kemajuan sektor kelautan dan perikanan, serta menjamin peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan. (*)























