Desa Bojongsari Kenalkan Mesin Incinerator untuk Atasi Masalah Sampah

- Editor

Selasa, 9 September 2025 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, SiaranIndonesia.com – Pemerintah Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, menggelar sosialisasi dan demonstrasi penggunaan mesin pengolah sampah di depan Ruko Koperasi Merah Putih, Senin (8/9/2025). Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan kepala desa dari berbagai kecamatan di Kebumen.

Dalam kesempatan tersebut, PT INKRE selaku penyedia mesin pengolahan sampah memperkenalkan produk mereka bernama IN POWER. Aditya, perwakilan perusahaan, mempraktikkan langsung cara kerja mesin incinerator itu di hadapan peserta.

“Kita memang fokus sekali untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada di lingkungan. Bagaimana kita bisa mengurangi masalah lingkungan,” jelas Aditya.

Kepala Desa Bojongsari, Edi Iswadi, mengatakan sosialisasi ini merupakan upaya menghadapi keterbatasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kapasitasnya semakin menipis.

“Harapannya desa-desa di Kabupaten Kebumen dapat ikut mengurangi sampah, sehingga tidak sampai terjadi darurat sampah,” ungkap Edi.

Menurutnya, mesin incinerator ini dapat mengolah 1,5 ton sampah dalam waktu delapan jam dengan kebutuhan listrik rendah. Residu hasil pembakaran juga bisa dimanfaatkan untuk pupuk maupun bahan batako.

Edi menambahkan, harga satu unit mesin sekitar Rp200 juta. Desa dengan Dana Desa (DD) di atas Rp1 miliar dinilai mampu melakukan pengadaan, sedangkan desa dengan DD lebih kecil bisa berkolaborasi.

“Insya Allah, desa kami akan segera memesan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pertamanan (DLHKP) Kebumen, Asep Nurdiana, menyampaikan bahwa desa memiliki peluang besar untuk mendukung pengelolaan sampah melalui Dana Desa.

“Dalam surat edaran Bupati, desa bisa mengalokasikan 7 sampai 15 persen Dana Desa untuk pengelolaan sampah. Ini penting agar masyarakat terbiasa memilah sampah sejak dari rumah,” ucapnya.

Asep menambahkan, sampah yang masih memiliki nilai ekonomis dapat dimanfaatkan kembali, sedangkan residu yang tidak terpakai bisa diolah menggunakan incinerator.

“TPA Kaligending diperkirakan penuh dalam lima tahun ke depan, sementara TPA Semali penuh dua tahun lagi. Karena itu, kami mohon bantuan untuk terus melakukan sosialisasi mengubah mindset masyarakat dalam mengelola sampah,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

SMK Tadika Pertiwi Gelar Kegiatan Kunjungan Industri Ke Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Dukung Anak Istimewa, Pemkot Depok Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial 2026
51 Himpunan, 47 Kampus: PERMIKOMNAS Jateng Perluas Kolaborasi Bersama Buana News
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
PCNU Kota Tangerang Gelar Muskercab, Tekankan Kemandirian dan Konsolidasi Organisasi
Arogan dan Kebal Hukum, Pabrik Hebel PT IKN di Rawalo Copot Spanduk Penyegelan hingga Intimidasi Warga
KKMI PCC Audiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, Bahas Program Perkemahan Madrasah
Pelantikan HIPPI Kota Depok, LKSA Primago Dapat Santunan Yatim

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:53 WIB

Pasokan Gas Melonjak 34,72%, PGN LNG Amankan Energi Bersih Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Konsolidasi Tetapkan Pengurus FORSEPSI Periode 2026–2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:26 WIB

PT Pegadaian Salurkan Bantuan Material Bangunan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran di Kramat, Jakarta Pusat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Menjaga Halal, Menumbuhkan Usaha: Mendorong Pentahapan Regulasi Sertifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Ancaman Downgrade MSCI: Pasar Saham Indonesia Diusulkan Jadi Standalone Market

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Kunci Sukses AKTI: Bertahan di Tengah Badai Vokasi Berkat Sinergi Industri

Sabtu, 19 September 2026 - 17:55 WIB

Muhammad Faris Ulul Azmi: Konsisten Membuka Akses Edukasi Saham Gratis bagi Investor Pemula

Berita Terbaru