Dukung Gagasan Plt Bupati Nduga, PPASDA Soroti Potensi Strategis Kopi dan Kakao Papua

- Editor

Jumat, 5 September 2025 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Pusat Pengkajian Agraria dan Sumber Daya Alam (PPASDA) mendukung gagasan Plt Bupati Nduga Yoas Beon, S.IP dalam pengembangan komoditas kopi dan kakao di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Gagasan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nduga.

Direktur Eksekutif PPASDA, Muhammad Irvan Mahmud Asia meyakini potensi di Nduga sangat besar namun belum tergarap secara optimal, khususnya di sektor perkebunan rakyat. Komoditas kopi dan kakao memiliki nilai strategis karena tidak hanya berorientasi ekspor, tetapi mendukung penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

Irvan menilai Nduga memiliki tanah yang dan iklim yang cocok untuk kopi dan kakao. Potensi ini diperkuat dengan kearifan lokal yang kuat dalam mengelola alam.

“Sudah saatnya kopi dan kakao menjadi tulang punggung ekonomi rakyat Nduga, dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan dan kedaulatan tanah adat.” tegas Irvan sebagaiman keterangan yang diterima media, Jumat (5/9/2025).

Menurut Irvan, sedikitnya ada 2.000 hektare lahan yang potensial untuk dikembangkan menjadi tanaman kopi dan kakao. “Ini potensi awal, dan sangat terbuka untuk perluasan dalam jumlah yang lebih luas. Namun demikian, tantangan yang dihadapi tidak kecil. Sebut saja kelembagaan tani yang belum kuat, minimnya pendampingan teknis, hingga akses infrastruktur yang terbatas.” ujar Irvan

“Belum lagi soal harga jual yang fluktuatif karena keterputusan rantai pasok dan lemahnya posisi tawar petani. Ini yang mesti menjadi perhatian pemerintah daerah.” jelas Irvan

Dalam pengembangannya, PPASDA menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, lembaga adat, LSM lokal, serta dunia usaha. Selain itu, pelibatan perempuan adat dan pemuda lokal dalam seluruh tahapan: pembibitan, penanaman, hingga pengolahan dan pemasaran haru dilakukan secara penuh.

“Petani perempuan di Nduga punya peran penting dalam pertanian keluarga. Mereka tidak boleh lagi dipinggirkan. Pemberdayaan mereka adalah pemberdayaan keluarga dan komunitas.” tambahnya.

PPASDA juga memberikan beberapa catatan khusus yang mesti ditempuh Pemda Nduga dalam pengembangan kopi dan kakao, diantaranya: pemetaan lahan potensial berbasis partisipatif; pembentukan kelompok tani berbasis kampung; pelatihan teknis budidaya dan pasca panen secara berkelanjutan; kemitraan pemasaran dengan pelaku industri kopi dan kakao nasional untuk menjamin akses pasar; dan yang juga tak kalah mendesak adalah skema pembiayaan inklusif melalui dukungan KUR khusus petani kopi-kakao di wilayah adat.

Prinsipnya bahwa pengembangan kopi dan kakao di Nduga bukan semata soal pertanian, tetapi menyangkut kedaulatan ekonomi dan martabat budaya.

“Kami mengajak semua pihak untuk memberi perhatian lebih serius kepada Nduga yang memiliki potensi besar namun belum terkelola dengan baik.” kata Irvan

Komentar Facebook

Berita Terkait

Prabowo Hadiri May Day di Monas, Simbol Negara Hadir Untuk Buruh
Pengawasan Ketahanan Pangan, Dewa Agung Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Tinjau Gudang BULOG Sempidi di Bali, Pastikan Stok Beras Aman
Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan
Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar
Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia
Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan
Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Hardiknas 2026: Menghidupkan Kembali Ruh Pendidikan, Mengingat Peran Jamiat Kheir dalam Sejarah Bangsa

Rabu, 29 April 2026 - 17:10 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Rabu, 29 April 2026 - 08:53 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 07:59 WIB

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)

Sabtu, 25 April 2026 - 10:36 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Jumat, 17 April 2026 - 11:10 WIB

Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI

Berita Terbaru