Relawan Eko Sulistio Kirim Bantuan 700 Hewan Kurban untuk Pengungsi Somalia

- Editor

Jumat, 28 Juni 2024 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Somalia, Siaran Indonesia – Berpindah dari satu negara ke negara lain, Relawan dari Indonesia, Eko Sulistio terus menebar kebaikan dengan mengirim bantuan untuk warga yang membutuhkan.

Setelah sebelumnya tiba dari Jordania untuk mengirim bantuan ke warga Palestina kini Eko berpindah lagi ke Somalia untuk menyalurkan bantuan hewan kurban. Eko lebih dulu ke Sumatera Barat guna ikut membantu masyarakat korban banjir bandang.

Untuk di Somalia, pada tahun ini, Eko menyalurkan ratusan hewan kurban berupa 500 ekor kambing, dan 200 ekor sapi. Somalia masih menjadi negara termiskin di dunia, dimana di sana lebih dari dua juta warganya hidup di bawah garis kemiskinan dan berada di tempat pengungsian.

“Puji syukur Alhamdulillah setiap tahun kami bisa kembali datang ke Somalia untuk menyalurkan bantuan hewan kurban dari masyarakat Indonesia. Kali ini ada 500 kambing dan 200 ekor sapi yang kita berikan,” ujar Eko dalam keterangan tertulisnya, Jumat 28 Juni 2024.

Eko menututkan, banyak warga Somalia mengalami bencana kelaparan dan kekeringan, serta perang saudara yang perlu mendapat uluran tangan dari para negara donor. Mereka berada di tempat pengungsian Mogadishu, yakni di Kamp Banadir, Alhusein, dan Garisbella, Mogadishu, Somalia.

“Bantuan kemanusiaan Program Kurban menjadi satu alternatif tambahan pemenuhan gizi bahan makanan bagi para pengungsi di Mogadishu, karena di sana terdapat dua juta lebih orang hidup kelaparan,” ucapnya.

Menurutnya, berdasarkan data PBB, Mogadishu sebagai tempat pengungsian terburuk di dunia. Pasalnya mereka hanya hidup di gubuk yang terbuat dari potongan kain dengan lebar tiga meter, beralasan tanah, dan tanpa listrik.

Selain hewan kurban, Eko juga menyalurkan bahan makanan untuk anggota keluarga, yakni 1.500 paket bahan makanan, 5.000 makanan siap saji, dan 5.000 paket makanan untuk anak-anak dan Balita. Bantuan diberikan dari 15-27 Juni 2024.

Eko menuturkan, bantuan kemanusiaan datang dari berbagai lembaga kemanusiaan international Germany, Malaysia, Turkey, UK, Brunei, Singapore, ArabSaudi, Uni Emirates Arab, Qatar dan lain sebagainnya.

Termasuk bantuan dari Indonesia melalui lembaga kemanusiaan DT Peduli, Al Ummahat Peduli, Infaqu, Siaga Peduli, As Sunnah Peduli Sangatta, Yayasan Wiis Suloharjo, Yayasan SPAI, Yayasan SCK dan bantuan yang bersifat pribadi.

Eko juga mengungkapkan, beberapa kendala dalam memberikan bantuan. Misalnya kondisi keamanan yang belum stabil, masyarakat sipil banyak yang memegang senjata, banyak cek point, atau pos penjagaan dari dari para milisi. Kemudian terbatasnya bantuan yang tidak sebanding dengan jumlah pengungsi.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah
UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli
CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara
Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas
Saat Tiket Pesawat Mahal, Kapal Penumpang Pelni Beri Solusi
Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya
Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:54 WIB

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah

Selasa, 8 September 2026 - 09:46 WIB

UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli

Senin, 7 September 2026 - 18:11 WIB

CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Sabtu, 5 September 2026 - 17:47 WIB

Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Sabtu, 5 September 2026 - 15:48 WIB

Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas

Sabtu, 5 September 2026 - 14:48 WIB

Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya

Jumat, 4 September 2026 - 22:48 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIB

Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September

Berita Terbaru