Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik

- Editor

Senin, 21 September 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, SiaranIndonesia.com – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi dibekali kemampuan memahami survei dan informasi politik secara kritis melalui Live Class mata kuliah Komunikasi Politik bertema “Membaca Politik melalui Survei: Aktor, Pesan, dan Persepsi Publik dalam Komunikasi Politik”, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan Ahmad Dawam Pratiknyo, S.Sos., praktisi lembaga survei Charta Politika Indonesia, dan Irmawanti, S.I.Kom., M.I.Kom., akademisi komunikasi politik Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UHO. Diskusi dimoderatori oleh Fifi April Liani, mahasiswa Komunikasi Politik.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi politik, tetapi juga mampu memahami proses pembentukan, pengukuran, dan komunikasi opini publik. Literasi politik dan literasi data menjadi aspek penting dalam membangun kemampuan tersebut.

Dalam sesi pemaparan, Dawam menjelaskan bahwa survei opini publik merupakan upaya untuk memotret pseudo-environment secara sistematis dan terukur, bukan realitas objektif itu sendiri.

“Pseudo-environment merupakan gambaran yang tersusun di kepala kita tentang dunia, dibentuk oleh media, pengalaman terbatas, dan informasi yang kita terima,” tuturnya.

Sementara itu, Irmawanti mengulas komunikasi politik sebagai proses membangun makna, bukan semata-mata menyampaikan pesan. Ia mengaitkan proses tersebut dengan hubungan antara aktor politik, pesan, media, audiens, dan persepsi publik.

Menurut Irmawanti, kredibilitas, citra, dan karakter aktor politik berperan penting dalam membentuk penerimaan serta penilaian audiens terhadap pesan politik.

“Kredibilitas, citra dan karakter dari aktor politik menjadi aspek yang penting dalam penerimaan dan penilaian audiens,” tuturnya.

Ia menambahkan, pesan politik tidak hanya ditentukan oleh apa yang disampaikan aktor politik, tetapi juga oleh bagaimana pesan tersebut dikonstruksi, disalurkan melalui media, dan ditafsirkan oleh audiens.

Komentar Facebook

Berita Terkait

SMK Tadika Pertiwi Gelar Kegiatan Kunjungan Industri Ke Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Dukung Anak Istimewa, Pemkot Depok Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial 2026
51 Himpunan, 47 Kampus: PERMIKOMNAS Jateng Perluas Kolaborasi Bersama Buana News
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
PCNU Kota Tangerang Gelar Muskercab, Tekankan Kemandirian dan Konsolidasi Organisasi
Arogan dan Kebal Hukum, Pabrik Hebel PT IKN di Rawalo Copot Spanduk Penyegelan hingga Intimidasi Warga
KKMI PCC Audiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, Bahas Program Perkemahan Madrasah
Pelantikan HIPPI Kota Depok, LKSA Primago Dapat Santunan Yatim

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru