Transformasi Budaya Kerja, Ar-Rahman Islamic School Hadirkan Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor pada Workshop Budaya Kerja AIS SALAM Culture Day 2026

- Editor

Kamis, 10 September 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com – Arrahman Islamic School (AIS) Berkomitmen memperkuat pondasi pelayanan dan profesionalisme pendidik serta tenaga kependidikan dengan menggelar kegiatan Capacity Building Budaya Kerja 2026.

Ar-Rahman Islamic School (AIS) yang berlokasi di jalan Bukit Cinere Raya No.50C, Gandul, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat meluncurkan konsep penanaman budaya kerja baru bertajuk AIS SALAM Culture Day 2026.

Mengusung tema “Hidupkan SALAM: Dari Nilai Menjadi Perilaku, dari Perilaku Menjadi Budaya”, program ini dirancang sebagai Culture Activation Day untuk mengubah nilai-nilai lembaga menjadi kebiasaan kerja harian yang nyata.

Ini Bukan lagi seminar formal yang membosankan dan cepat dilupakan, dalam hal ini AIS merancang sebuah pengalaman pembelajaran berbasis kesadaran bawah sadar (experiential activation) yang secara langsung mengunci nilai ke dalam kebiasaan harian langsung diisi oleh praktisi dan konsultan pendidikan Islam di indonesia yaitu Dr. Awaluddin Faj, M.Pd

Dalam materi ini, narasumber menerapkan pendekatan berbasis pengalaman (70–75% aktivitas dan simulasi) yang menghubungkan pemahaman nilai dengan rencana tindakan berkesinambungan.

Dalam hal ini, Poin Kunci Internalisasi Budaya SALAM di lingkungan AIS:
✅ Penyelarasan Nilai Utama: Seluruh lini operasional difokuskan pada nilai SALAM—Saleh, Akhlak Mulia, Leadership, Alim, dan Mahir.
✅ Aktivasi & Simulasi Kasus: Peserta diajak menyelesaikan tantangan kerja nyata seperti penanganan komplain orang tua, manajemen krisis tenggat waktu, hingga resolusi konflik antarunit.
✅ Metode 6-Tahap: Proses transformasi dilakukan bertahap melalui Sadar, Paham, Mengalami, Merefleksi, Berkomitmen, hingga Membiasakan.
✅ Output Berkelanjutan: Mengformulasikan SALAM Behaviour Code (panduan Do & Don’t), komitmen individu Stop-Start-Continue, serta kesepakatan target budaya tiap unit kerja.

Melalui ekosistem terstruktur ini, Ar-Rahman Islamic School Bukit Cinere optimistis mampu menghadirkan lingkungan pendidikan yang unggul, berakhlak, dan profesional.

Dr Awaluddin Faj, M.Pd selaku praktisi dan konsultan pendidikan sekolah Islam mengatakan Budaya kerja yang kuat tidak dibentuk dari instruksi, melainkan dari pola perilaku yang dipraktikkan berulang hingga menjadi bagian dari identitas.

Agar internalisasi budaya memberikan dampak berkelanjutan (sustainable impact) pada indeks kepuasan orang tua murid dan performa lembaga, Lembaga AIS harus menerapkan mekanisme evaluasi berkala sehingga terukur dan terstruktur sehingga tata kelola SDM yang terstruktur dan mampu memperkuat posisi Arrahman Islamic School sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang unggul dalam karakter sekaligus profesional dalam tata kelola operasional.

Nah, Buat Bapak, Ibu, Pimpinan Lembaga yang mau mengadakan kegiatan Capacity Building Sekolah Islam, Pesantren, bisa hubungi 0878-8998-3338

Komentar Facebook

Berita Terkait

Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026
Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027
Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB