Menhut Raja Antoni: September Jadi Ladang Perjuangan, Karhutla Harus Ditangani Bersama

- Editor

Rabu, 2 September 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jambi – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni mengatakan September menjadi periode penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dia meminta seluruh pihak tetap waspada dan bersama-sama mengatasi persoalan karhutla.

“Namun sekali lagi harus dijaga secara baik. Karena sekali lagi puncak karhutla ini adalah bulan September. Ini medan perjuangan, ladang perjuangannya justru di September ini,” kata Menhut Raja Antoni usai peninjauan karhutla di Jambi, Rabu (2/9/2026).

Menhut Raja Antoni mengatakan perkembangan karhutla di sejumlah daerah masih membutuhkan perhatian. Dia menyebut Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah kembali menunjukkan peningkatan hotspot sehingga menjadi prioritas utama penanganan karhutla secara nasional.

Menhut sendiri telah melakukan pemantauan udara kondisi karhutla Jambi, bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Jambi Al Haris, TNI dan Polri

Menhut Raja Antoni juga menekankan pentingnya menjaga kondisi di Jambi meski trennya relatif baik. Menurutnya, penambahan hotspot tetap perlu diikuti dengan pengecekan untuk memastikan apakah titik tersebut merupakan fire spot.

“Khusus di Jambi seperti yang saya katakan tadi, trennya baik. Bahkan per hari kemarin hotspotnya 0. Cuman itu data per jam 23.59 hari yang lalu. Ternyata pagi hari ini bertambah hotspot-nya. Fire spotnya dicek kembali tadi saya sudah sampaikan pada Kepala BPBD. Relatif ya, relatif oke,” ujar Menhut Raja Antoni.

Menhut Raja Antoni mengatakan kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan selama September. Dia meminta pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat ikut berpartisipasi dalam penanganan karhutla.

“Jadi semua saya harap, Pemda, TNI, Polri, termasuk masyarakat, diharapkan bersama-sama berpartisipasi untuk mengatasi persoalan karhutla ini,” kata Menhut Raja Antoni.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC
Cak Imin, HMI, dan Penyakit Mental Sektarianisme
Propam Metro Jaya Proses Pemeriksaan Etik Terhadap Mantan Pejabat Reskrim
Hotspot Kalbar-Kalteng Naik, Menhut Raja Antoni Rapatkan Barisan di Pontianak
Menhut Raja Antoni: Presiden Prabowo Pemimpin yang Sangat Peduli Tangani Karhutla
Siap Sukseskan Agenda Besar PSI di Pemilu 2029, Kader DPP SDK Siap ke Parlemen dan Targetkan Minimal 30 Kursi DPR 
Anak NU Ber-HMI Jadi Ideal: Intelektualitas Kuat, Jaringan Luas, Sehat dari Penyakit Mental Sektarianisme
Tinjau Karhutla di Ogan Ilir, Menhut Raja Antoni Pantau Pemadaman Water Bombing

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:10 WIB

Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC

Rabu, 2 September 2026 - 17:05 WIB

Cak Imin, HMI, dan Penyakit Mental Sektarianisme

Rabu, 2 September 2026 - 16:48 WIB

Menhut Raja Antoni: September Jadi Ladang Perjuangan, Karhutla Harus Ditangani Bersama

Rabu, 2 September 2026 - 16:39 WIB

Propam Metro Jaya Proses Pemeriksaan Etik Terhadap Mantan Pejabat Reskrim

Selasa, 1 September 2026 - 18:55 WIB

Menhut Raja Antoni: Presiden Prabowo Pemimpin yang Sangat Peduli Tangani Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 17:58 WIB

Siap Sukseskan Agenda Besar PSI di Pemilu 2029, Kader DPP SDK Siap ke Parlemen dan Targetkan Minimal 30 Kursi DPR 

Selasa, 1 September 2026 - 04:18 WIB

Anak NU Ber-HMI Jadi Ideal: Intelektualitas Kuat, Jaringan Luas, Sehat dari Penyakit Mental Sektarianisme

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Tinjau Karhutla di Ogan Ilir, Menhut Raja Antoni Pantau Pemadaman Water Bombing

Berita Terbaru

Nasional

Cak Imin, HMI, dan Penyakit Mental Sektarianisme

Rabu, 2 Sep 2026 - 17:05 WIB