Kediri, Siaran Indonesia – Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar, M. Sarmuji, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada 23 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Dalam kesempatan itu, Sarmuji menyampaikan bahwa semangat persatuan bukanlah hal baru bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, nilai tersebut telah diwariskan sejak masa Kerajaan Kediri dan menjadi bagian dari identitas masyarakat hingga saat ini.
“Semangat persatuan sudah diajarkan oleh masyarakat Kediri sejak zaman kerajaan. Nilai kebersamaan, gotong royong, dan menjaga persatuan itu adalah warisan leluhur yang harus terus kita pelihara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Sarmuji.
Ia menjelaskan, Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan pedoman yang mampu memperkokoh persatuan di tengah keberagaman bangsa.
Menurut Sarmuji, tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks sehingga masyarakat perlu terus memperkuat rasa persaudaraan dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan suku, agama, maupun pilihan politik.
“Kalau semangat persatuan terus kita jaga, bangsa ini akan tetap kuat menghadapi berbagai tantangan. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia,” katanya.
Melalui sosialisasi tersebut, Sarmuji berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI sekaligus menjaga warisan semangat persatuan yang telah ditanamkan oleh para leluhur sejak masa Kerajaan Kediri. (Al)
























