Siaranindonesia.com, Puncak – Kedatangan Bupati Kabupaten Puncak Bapak Elvis Tabuni bersama Ketua DPRK Puncak Bapak Thomas Tabuni ke Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada Senin (21/4) dengan membawa laporan tragedi berdarah di wilayahnya mendapatkan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat.
Tokoh Masyarakat Kabupaten Puncak Alus UK Murib menyebut langkah tersebut menjadi yang pertama di Tanah Papua.
“Tindakan Bupati dan Ketua DPRK yang bersama-sama membawa data dan fakta tragedi kemanusiaan ke pemerintah pusat adalah bentuk keberanian dan tanggung jawab konstitusional dan moral sebagai pejabat publik,” tegas Alus UK Murib kepada media, Selasa (22/4/2026).
“Apa yang dilakukan Bapak Elvis Tabuni dan Bapak Thomas Tabuni dengan mendatangi langsung Kementerian HAM di Jakarta adalah bentuk komitmen terhadap keadilan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Alus UK Murib sangat berterima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada kedua pejabat di Puncak ini.
Alus mengatakan Bapak Elvis Tabuni adalah seorang Kepala Suku yang kemudian menjadi Bupati sehingga beliau mengerti betul aspirasi rakyatnya sehingga menjadikan jabatan sebagai amanah untuk melayani dan memperjuangkan hak-hak rakyatnya, apalagi korban konflik bersenjata di wilayah Puncak.
“Masyarakat Puncak sekarang sangat membutuhkan kepastian hukum supaya rakyat hidup tenang, anak-anak bisa sekolah, pembangunan berjalan lancar,” kata Alus.
Alus UK Murib mewakili aspirasi Publik di Puncak sangat berharap Kementerian HAM RI segera melakukan investigasi independen, jaminan pencegahan agar peristiwa sejenis tidak berulang, dan hak-hak korban terpenuhi.
























