Siaranindonesia.com, Brebes – Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ekonomi biru (blue economy) melalui implementasi Sistem Silvofishery di Kabupaten Brebes. Program ini menjadi tonggak penting dalam integrasi antara pelestarian lingkungan pesisir dan peningkatan produksi perikanan berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Institut Pertanian Bogor (IPB University), Seoul National University (SNU), Korea Selatan, serta sektor industri melalui PT Josan Global Seafood sebagai offtaker yang menjamin penyerapan hasil produksi dan akses ke pasar ekspor.
Panen perdana bandeng berbasis silvofishery ini didukung oleh para pakar IPB, yaitu:
1. Prof. Dr. Ir. Bambang Widigdo – ahli Silvofishery dan Budidaya Perikanan Pesisir, dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.
2. Dr. Ir. Rinekso Soekmadi – Kepala Pengembangan Smart Silvofishery Center dan Sekretaris Majelis Wali Amanah IPB, serta dosen Fakultas Kehutanan IPB.
3. Dr. Ir. Nyoto Santoso – LPP Mangrove (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Mangrove), dosen Fakultas Kehutanan IPB.
Ketiga pakar tersebut berperan dalam pengembangan model budidaya berbasis ekologi yang mampu meningkatkan produktivitas tambak tanpa merusak ekosistem mangrove.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Brebes dan Kepala Bappeda Kabupaten Brebes, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah dalam mendorong transformasi sektor perikanan menuju sistem yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing.
*Model Integrasi Lingkungan dan Ekonomi*
Sistem silvofishery mengintegrasikan tambak perikanan dengan ekosistem mangrove, sehingga tidak hanya menghasilkan komoditas unggulan seperti bandeng, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.
*Peran Strategis Offtaker dalam Rantai Nilai*
PT Josan Global Seafood berperan sebagai offtaker yang menjamin kesinambungan bisnis bagi petambak, membuka akses pasar ekspor, serta meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan.
*Dukungan Pemerintah Daerah*
Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen mengembangkan silvofishery sebagai model utama pengelolaan kawasan pesisir berkelanjutan.
Sinergi antara IPB, Seoul National University, PT Josan Global Seafood, dan Pemerintah Kabupaten Brebes akan difokuskan pada ekspansi kawasan silvofishery, peningkatan kapasitas petambak, penguatan rantai pasok ekspor, serta konservasi mangrove.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa penguatan ekonomi biru Indonesia dapat dicapai melalui sinergi akademisi, pemerintah, dan industri.
























